Polisi Tangkap Tersangka Penganiaya Ulama

oleh -35 Dilihat
oleh

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers, Minggu (28/1/18).

BANDUNG – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar, Minggu (28/1/18), mengamankan dan menetapkan Asep (50) sebagai tersangka pelaku penganiayaan terhadap KH Emon Umar Basyri (60), pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Santiong, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/18) lalu. Tersangka diperkirakan mengalami gangguan kejiwaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP, pra rekontruksi, penyidik mendapatkan hasil, personel gabungan Polres Bandung dan Polsek Cicalengka melakukan pencarian dan menemukan Asep yang sesuai dengan ciri-ciri dimaksud di Mushola Al Mutholaah Kp.Margahayu Kec. Cicalengka.

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap terduga atas nama Asep, diketahui bahwa telapak tangan kanan yang bersangkutan terdapat memar dan luka lecet. Setelah ditanyakan lebih lanjut, terduga mengaku dirinya sudah memukul seseorang pria yang sudah tua,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers, Minggu (28/1/18).

Setelah terduga diamankan penyidik dan menunjukan kepada para saksi, dinyatakan benar bahwa Asep yang ada di masjid pada saat kejadian. Kemudian penyidik melakukan pra rekontruksi berdasarkan keterangan para saksi.”Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik melakukan gelar perkara dan menetapkan Asep sebagai tersangka, dengan ancaman pasal 351 ayat 2 KUHP, ” pungkas Kapolda.

Dalam perkara ini penyidik telah memeriksa 8 saksi yang melihat orang yang mencurigakan ikut shalat di masjid, di mana orang tersebut menendang alas berdiri untuk adzan dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas. Kata yang jelas terdengar hanya “pinarakaeun” dan kemudian orang tersebut duduk di dekat tiang tengah mushola.

Salah seorang saksi, Toha merupakan santri terakhir yang meninggalkan masjid dan diperintahkan korban untuk memadamkan lampu di dalam masjid. Toha mengaku selain korban, ada satu orang lain yang tidak dikenal berada di dalam masjid. Sedangkan saksi Ahmad adalah santri yang menemukan korban pertama kali.

Baca Juga  Sedang Dzikir di Masjid, Kiai Ponpes di Cicalengka Babak Belur Dianiaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.