2017 Jabar Benahi 4 Bandara di Wilayah Selatan

oleh -31 Dilihat
oleh
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Sate Bandung, Sabtu (26/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Sate Bandung, Sabtu (26/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Guna mendongkrak pariwisata dan meningkatkan potensi perikanan di kawasan selatan Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perhubungan tahun 2017 akan mulai menjajaki pembangunan empat bandara selain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati yang saat ini sudah mulai tahap pembangunan.

Keempat bandara tersebut adalah Bandara Citarate di Kabupaten Sukabumi, Bandara Pameungpeuk di Kabupaten Garut, Bandara Wiriadinata di Kabupaten Tasikmalaya dan Bandara Nusawiru di Kabupaten Pangandaran.

“Ini diproyeksikan untuk mendongkrak kunjungan destinasi pariwisata dan usaha perikanan di wilayah selatan Jawa Barat yang kaya,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Sate Bandung, Sabtu (26/11/16)

Bandara Nusawiru saat ini memang sedang dibenahi, yaitu proses perpanjangan landasan pacu atau runway hingga mencapai 2.200 meter. Lahan yang dibutuhkan untuk perpanjangan runway tersebut yaitu 800 meter dan saat ini sudah tersedia.

“Nusawiru akan dibantu oleh pusat untuk perpanjangan runway, sekarang baru di angka 1.400 meter, lahannya sudah siap, tinggal menunggu pembangunan konstruksinya saja,” ujar Aher.

Untuk mendukung pariwisata di kawasan Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi, bandara perintis Citarate yang berlokasi di Ujunggenteng juga akan segera dibangun. Bandara ini sangat dibutuhkan karena akses ke lokasi yang cukup jauh. Pembangunan inipun diharapkan akan memuluskan niat Geopark Ciletuh untuk masuk ke dalam Jaringan Geopark Dunia atau Unesco Global Geopark. “Bandara Citarate ini akan menjadi gerbang masuk ke Geopark Ciletuh ya,” tutur Aher.

Di Bandara Pameungpeuk pesawat komersil berjenis ATR akan bisa beroperasi. “Minimal nanti bisa didarati ATR 72, itu sudah hebat untuk di daerah selatan,” ujarnya. Bandara Pameungpeuk ini membutuhkan runway sepanjang 1.000 meter. “Kalau Bandara Wiriadinata itu sudah jadi karena milik Lanud dan terawat tinggal perbaikan sedikit,” lanjut Aher.

Baca Juga  Kapolda Jabar Ganti 18 Pejabat Utama

Menteri Perhubungan Budi Karya menyatakan, pembangunan empat bandara tersebut ditargetkan Januari 2018 sudah selesai dan bisa beroperasi. “Kalau Nusawiru dan yang di Tasik kan sudah selesai. Tinggal yang di Garut dan Sukabumi, mudah-mudahan awal 2018 sudah selesai maksimal pertengahan,” ungkapnya. “Saya minta Pak Gubernur untuk menyelesaikan tanahnya supaya kita bisa memulai pembangunannya,” imbuh Menhub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.