23 Ribu Paket Kepokmas Senilai Rp4,6 MIliar Siap Didistribusikan

oleh -44 Dilihat
oleh
Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat penggalangan bantuan persusahaan bagi warga terdampak Covid-19, di Pendopo Kota Bandung, Senin (30/3/20). by Humas Pemkot
Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat penggalangan bantuan persusahaan bagi warga terdampak Covid-19, di Pendopo Kota Bandung, Senin (30/3/20). by Humas Pemkot

BANDUNG, Balebandung.com – Wali Kota Bandung Oded M. Danial bersama Forum Bandung Sehat menggalang bantuan dari perusahaan dan instansi swasta berupa paket kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas), yang akan dibagikan kepada keluarga miskin dan sangat miskin di Kota Bandung. Dalam sepekan, terkumpul 23 ribu paket sembako senilai Rp4,6 miliar.

“Selain meminta masyarakat untuk diam di rumah, kami berupaya untuk menghadirkan solusi bagi warga yang terdampak (seruan) diam di rumah, khususnya bagi masyarakat yang miskin dan sangat miskin,” jelas wali kota di Pendopo Kota Bandung, Senin (30/3/20).

Oded menjelaskan, ada banyak warga miskin yang penghasilannya berkurang karena tidak bekerja selama pandemi Covid-19 ini. Mereka adalah sasaran utama pemberian bantuan ini.

“Dari proses atau kebijakan meminta warga diam di rumah, pasti ada konsekuensinya. Kalau yang pekerja formal mungkin masih ada gaji. Tetapi kalau pekerja yang penghasilannya harian, pasti warga kita nggak bisa bekerja atau mencari nafkah,” tuturnya.

Penyaluran bantuan berupa bahan pokok ini pun akan terus berlangsung selama tiga bulan ke depan. Oded meminta para pengusaha untuk terus membantu warga miskin Kota Bandung.

“Insyaallah ini akan dilaksanakan sampai tiga bulan ke depan. Mudah-mudahan para donatur tidak hanya satu bulan, ini tetapi terus mengalir bantuan dari para pengusaha. Sehingga warga Kota Bandung bisa punya solusi dari kebijakan kami agar mereka diam di rumah,” jelas Oded.

Kendati akan ada bantuan dari pemerintah pusat, Oded memastikan bahwa bantuan ini tidak akan tumpang tindih. Publik yang ia sasar adalah mereka yang tidak tercantum pada daftar pembagian bantuan dari pemerintah pusat.

“Yang kita utamakan desil satu dan desil dua warga yang miskin tadi. Tidak akan overlap dengan yang dari pusat,” tukasnya.***

Baca Juga  Damas Eratkan Persatuan Mahasiswa Sunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.