MAJALAYA, balebandung.com – Sebanyak 74 warga menjadi relawan ‘pahlawan’ donor darah pada kegiatan sosial kemanusiaan yang dilaksanakan Persaudaraan Donor Darah Majalaya (PDDM) bekerjasama dengan PMI Kota Bandung di Aula Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu (20/8/2022).
Dari 74 relawan donor darah itu, sebanyak 104 warga yang mendaftar dalam kegiatan sosial donor darah itu, namun yang lolos 74 orang. Kegiatan donor darah itu yang ke-28, setelah PDDM mencatat sudah sekitar 1.700 labu darah pendonor dalam kegiatan sosial di kawasan Majalaya itu.
Pelaksanaan donor darah itu mendapat apresiasi dan sambutan dari Camat Majalaya Gugum Gumilar, dan Sekcam Paseh Asep Drajat, yang turut menjadi relawan dan mendonorkan darahnya pada kegiatan sosial tersebut.
Gugum Gumilar mengatakan, sebagai pemerintahan setempat berkewajiban untuk membantu dan memfasilitasi masyarakat yang melaksanakan kegiatan sosial donor darah.
“Kita juga akan terus memfasilitasi PDDM yang bekerjasama dengan PMI dalam melaksanakan kegiatan sosial donor darah ini. Silahkan mau satu bulan sekali dalam melaksanakan kegiatan sosial donor darah di Aula Kecamatan Majalaya, kita sebagai pemerintahan setempat siap membantu dan memfasilitasinya,” kata Gugum Gumilar saat berbincang dengan Dewan Pembina PDDM Adang Gumilar setelah pelaksanaan donor darah.
Camat Majalaya juga akan mengkoordinasikan atau mengkomunikasikannya dengan pemerintah desa di Kecamatan Majalaya. “Supaya masyarakat di masing-masing desa bisa berpartisipasi aktif membantu sesama dalam kegiatan sosial donor darah tersebut,” tuturnya.
Gugum Gumilar juga melihat warga yang melaksanakan donor darah tak hanya warga Majalaya. “Warga asal Arjasari Kabupaten Bandung juga datang dan melaksanakan donor darah. Makanya, saya sempat mengucapkan terima kasih kepada warga asal luar Majalaya yang berpartisipasi dalam pelaksanaan donor darah,” katanya.
Tak hanya itu dari pihak perbankan juga turut hadir dan mendukung dalam pelaksanaan donor darah tersebut. “Kita akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk kelangsungan PDDM dalam melaksanakan kegiatan sosial atau kemanusiaan ini,” katanya.
Di tempat sama, Adang Gumilar atas nama PDDM mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah Camat Gugum Gumilar maupun Pemerintah Kecamatan dan pihak lainnya yang sudah memfasilitasi pelaksanaan donor darah tersebut.
“Pelaksanaan donor darah yang ke-28 ini untuk kelangsungan hidup para penderita thalasemia. Dalam satu hari itu, minimal kita membutuhkan 27 labu darah untuk pelayanan kepada para penderita thalasemia yang mencapai lebih dari 100 orang itu,” katanya.
Adang juga mengaku prihatin ketika ada warga yang tidak tertolong nyawanya saat menjalani perawatan medis karena melewati proses kelahiran anaknya.
“Kabarnya, ibu yang melahirkan itu membutuhkan 11 labu darah, sementara yang tersedia tiga labu darah. Karena tak keburu tertolong, akhirnya meninggal dunia. Itulah yang membuat kita jangan berhenti untuk melaksanakan donor darah untuk membantu sesama. Ada darah ada kehidupan,” tuturnya. ***