April 2017 Tim Unesco ke Geopark Ciletuh

oleh -30 Dilihat
oleh
Gubernur JAbar Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar saat rapat persiapan Geopark Ciletuh - Pelabuhanratu di Gedung Sate, Selasa (17/1).by Humas Pemprov Jabar
Gubernur JAbar Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar saat rapat persiapan Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu di Gedung Sate, Selasa (17/1).by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Tim Fact Finding Mission dari Unesco pada April 2017 dijadwalkan datang ke Kabupaten Sukabumi untuk mengevaluasi dan memverifikasi kesiapan Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu, sebelum diputuskan masuk ke dalam jaringan Geopark Dunia atau Unesco Global Geopark pada akhir 2017.

Tim ini akan mengecek satu persatu titik yang akan dinilai, termasuk infrastruktur jalan menuju kawasan geopark, rambu penunjuk arah, hingga ketersediaan buku petunjuk arah. Juga tentunya tiga hal penting yang akan dievaluasi adalah keragaman geologi (geodiversity), keragaman hayati (biodiversity) dan keragaman budaya (culturdiversity).

Hal itu disampaikan Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat Denny Juanda usai rapat persiapan Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu di Gedung Sate, Selasa (17/1/17).

“Tadi Pak Gubernur memimpin rapat bersama Bupati Sukabumi untuk persiapan menerima Tim Fact Finding Mission dari Unesco dalam rangka Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu masuk Unesco Global Geopark akhir April nanti,” kata Denny.

Denny menyebut ada 13 titik lokasi wisata unggulan dari 24 lokasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan di kawasan Geopark tersebut. Unesco juga menurutnya meminta berbagai hal detil termasuk rambu lalu lintas menuju kawasan Geopark.

“Tadi dibahas juga karena Unesco minta berbagai hal detil termasuk rambu-rambu misalnya jalan menuju lokasi itu harus jelas arahnya kemana kemudian di buku petunjuk juga harus ada,” urainya.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan Pemprov Jabar akan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang akan mengelola secara teknis Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu yang sudah ditetapkan menjadi Geopark Nasional tahun lalu ini dan akan dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat serta Kabupaten Sukabumi.

“Jadi di sana akan dibentuk unit tersendiri setingkat UPTD atau sebuah Balai di bawah Disparbud Provinsi dan Kabupaten Sukabumi yang akan mengelola secara teknis kawasan Geopark Ciletuh ini,” papar Denny.

Baca Juga  Gubernur Minta PWI Jabar Dukung Jabar Juara Lahir Batin

Denny meyakini dalam waktu kurang dari tiga bulan ke depan sebelum kedatangan tim Fact Finding Mission, seluruh persiapan telah rampung dikerjakan. “Kita targetkan akhir Maret selesai dan kita optimis karena di Indonesia itu yang dipromisikan hanya dua setiap tahunnya dan kita sudah melewati calon-calon yang lain. Sekarang tinggal Ciletuh dan Rinjani, jadi jangan sampai gagal,” tandasnya.

Seluruh biaya untuk persiapan Geopark Ciletuh – Pelabuhanratu dan kedatangan tim dari Unesco tersebut menggunakan APBD Jabar dibantu oleh APBD Kabupaten Sukabumi dan dari CSR Bank bjb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.