BALEKOTA, Balebandung.com – Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan sebesar 5,6 juta orang yang berdasar dari RPJMD Kota Bandung. Dengan rincian sebanyak satu jutanya wisatawan mancanegara (wisman).
“Dalam setahun target kunjungan wisatawan 5,6 juta, satu jutanya kita harapkan dari luar negeri, itu adalah angka optimisnya. Tahun sebelumnya target wisatawan asing adalah 500 ribu orang,” sebut Kabid Pemasaran Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari di Balai Kota Bandung, Kamis (18/2/16).
Menurut Kenny, untuk mencapai target tersebut, selain mempersiapkan infrastruktur, peningkatan dan aktivasi kegaitan promosi pun lebih ditingkatkan. “Rencananya sepanjang tahun ini, kita menggelar 10 event yang terbagi kepada skala lokal, nasional, internasional yang dimulai pada Februari ini, yaitu Spekta Bandung Kuliner,” kata dia.
Spektakuliner Bandung tersebut digelar di 6 eks wilayah Kota Bandung, yakni di wilayah Bojong Negara, Tegalega, Karees, Cibeunying, Ujungberung, Gedebage. Hal yang membedakan dari Spekta Kuliner yaitu lebih mengintensifkan lagi kolaborasi dengan berbagai pihak seperti asosiasi kepariwasataan, PHRI dan asosiasi chef Indoensia. “Yang pasti kita bukan sebagai agen penjual, tapi promosi,” tegas Kenny.
Untuk Spektakuliner sendiri, sebanyak 30 stand akan disediakan secara gratis, dan sudah ada beberapa hotel, restoran, dan juga beberapa chef yang akan menampilkan demo masak.
Tak hanya itu, spekta kuliner ini dibagi kepada 6 tema yang akan digelar sesuai acara, mulai dari tema, Chinese New Year, Asian Africa, Ied Festival, Independence Day, HUT Kota Bandung, dan Bandung akhir tahun.
Tahun 2016 Disbudpar berupaya akan lebih menggenjot kegiatan promosi pariwisata ke dalam dan mancanegara. Negara-negara di Asia Tenggara, Asia, Timur Tengah dan ditambah negara Amerika Latin, yang sebelumnya tak pernah tersentuh oleh kegiatan promosi wisata Kota Bandung.
“Untuk itu, bulan Maret kita akan menyelenggarakan Festival Little Bandung, beberapa digelar di luar negeri, Bangkok, Tokyo, Dubai dan salah satu kota di Amerika Latin,” kata dia.
Nantinya, festival berskala kecil yang digelar di luar negeri tersebut menghadirkan berbagai acara tampilan budaya, travel dialog, yang melibatkan peran serta badan promosi dan asosiasi. Menurut Kenny, target market dari Festival Little Bandung sendiri adalah negara-negara Asean, Asia dan Amerika Selatan.***