Bandung Tuan Rumah Indonesia Cyberkids Camp 2016

oleh -30 Dilihat
oleh

BB-acc-BDG-JPGBANDUNG – Dalam rangka menerapkan keterampilan di bidang teknologi informasi (IT), cyber wellness, dan menghindarkan anak-anak dari korban siber, SKACI (Yayasan Aku Cinta Inovasi) bekerjasama dengan Pemkot Bandung, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bandung, serta didukung Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Indonesia Cyberkids Camp 2016.

Bertempat di Gedung Serbaguna Balaikota Bandung, Kamis (28/7/16) acara yang terdiri dari dua kompetisi untuk anak Sekolah Dasar (SD) tersebut dilaksanakan. Ketua Pelaksana Acara Yusep Rosmansyah menyebutkan ada dua kategori yang dikompetisikan hari ini, yaitu Computer Creativity Programming Marathon yang diikuti oleh 20 finalis dan Virtual Learning Competition yang diikuti oleh 11 tim dari 11 sekolah dasar.

“Acara ini digelar di Bandung sebagai salah satu bentuk dukungan untuk program Bandung Smart City. Bandung memiliki program smart city yang kita dukung melalui smart education untuk menghasilkan smart people sejak dini,” terang Yusep.

Dalam kompetisi Computer Creativity Programming Marathon, ke-20 peserta diminta untuk membuat program seperti game atau animasi sesuai dengan tema yang secara acak akan dipilih. Sedangkan Virtual Learning Competition sendiri merupakan cerdas cermat berbentuk virtual dimana peserta bekerja secara tim. Nantinya, Juara I dan Juara II akan mewakili Indonesia di ASEAN Cyberkids Camp 2016. Pemenang juga akan mendapatkan beasiswa sebagai bentuk penghargaan dan bantuan pendidikan.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana. Elih menuturkan pada dasarnya anak jaman sekarang masing-masing telah memiliki potensi di bidang IT. “Yang perlu diasah adalah bagaimana caranya kemampuan tersebut tidak hanya terkurung pada individu, namun mampu diterapkan untuk pembelajaran,” tutur Elih.

Tujuan dari diselenggarakannya acara tahunan ASEAN ini adalah mensosialisasikan kemampuan abad 21 anak-anak, khususnya anak SD. “Supaya mereka mampu mengarungi kehidupan abad 21 sebagai produsen, bukan hanya pemakai,” ucap Elih. Menurut Elih acara ini dapat mengasah kemampuan problem solving dan creative thinking anak karena mereka diberi tantangan untuk berpikir kritis, memberi solusi, dan menciptakan inovasi.

Baca Juga  Ciptakan Suasana Latihan yang Sesungguhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.