BPJS Kesehatan Soreang Perluas Pelayanan Demi Universal Coverage 2019

oleh -27 Dilihat
oleh
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang dr. Irmajanti Lande Batara di Stand BPJS Cabang Soreang saat puncak peringatan Hari Buruh Sedunia di Bale Rame, Soreang, Sabtu (13/5). by iwa/bbcom
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang dr. Irmajanti Lande Batara di Stand BPJS Cabang Soreang saat puncak peringatan Hari Buruh Sedunia di Bale Rame, Soreang, Sabtu (13/5). by iwa/bbcom

SOREANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Soreang akan memperluas pelayanan untuk mengejar target universal coverage yang diusung pemerintah pusat pada 1 Januari 2019.

Perluasan pelayanan tersebut juga diiringi dengan peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan yang menunjang Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Bandung.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang, dr. Irmajanti Lande Batara mengatakan pihaknya akan memperluas kepesertaan sampai ke tingkat kecamatan. Hal ini diiringi dengan kualitas pelayanan, pemerataan jaringan pelayanan, baik dari tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di mana ada 62 puskesmas, 77 klinik, 27 praktek dokter umum, 7 dokter gigi. Sedangkan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) di mana ada 7 rumah sakit, 7 apotik, 4 optik, semua beroperasi di Kabupaten Bandung.7 rumah sakit, 7 apotik dan 4 optik yang menunjang pelayanan JKN-KIS.

BPJS pun mengharapkan kehadiran dari buruh, pekerja swasta dan pekerja dari sektor lainnya untuk ikut menyukseskan program kesehatan nasional tersebut. Bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung, saat ini baru terdata 1.231 perusahaan yang mengikuti program BPJS. Irma menyebut setidaknya masih ada sekitar 700-an perusahaan yang akan didorong untuk menjadi peserta.

“Kami selalu gencar melakukan pendekatan di setiap kecamatan, ada officer yang datang ke perusahaan dan melakukan sosialisasi, kalau perusahaan sudah berminat tapi belum mendaftarkan, akan kami bantu bersama Disnakertrans,” kata Irma kepada wartawan di Bale Rame, Soreang, Sabtu (13/5/17).

Apalagi, tambah Irma, saat ini untuk mendaftar menjadi peserta BPJS bisa melalui Care Center 1500-400 hanya dengan menyertakan NIK, kartu keluarga, nomor handphone dan nomor rekening.

“Kenapa kami membutuhkan nomor rekening? Karena nanti peserta akan melakukan pembayaran pertama di bank, selanjutnya akan didebet. Jadi, tidak perlu datang ke kantor BPJS lagi, setelah terverifikasi nanti akan dihubungi oleh agen Care Center, kartunya pun akan dikirim ke alamat peserta,” kata Irma.

Baca Juga  Pelaku Usaha Merasa Risih Didatangi Kejaksaan Soal BPJS Kesehatan

Care Center 1500-400 itu, kata Irma, tak hanya melayani pendaftaran BPJS, namun juga berfungsi sebagai pusat informasi serta membantu mencarikan solusi terhadap kebutuhan atau keluhan peserta BPJS terkait pelayanan kesehatan, termasuk status kepesertaan.

“Kami juga berharap bagi para peserta yang menunggak, terutama kepesertaan mandiri untuk kelas tiga, bisa dibantu oleh pemerintah daerah lewat APBD, tapi tentunya kami akan melihat dulu kemampuan dari APBD,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.