Bupati Bandung Tetapkan 18 Sentra Industri Kecil dan Menengah

oleh -31 Dilihat
oleh
Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna (kiri) didampingi Kepala Disdagin Kab Bandung Dicky Anugrah pada pembukaan Bazar Ramadan, launching OPM dan penetapan 18 Sentra IKM Bedas di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (3/4/2023)./foto diskominfo/

SOREANG,balebandung.com – Bupati Bandung Dr. HM Dadang Supriatna melaksanakan pembukaan Bazar Ramadan 1444 H, serta launching Operasi Pasar Murah (OPM) dan penetapan 18 Sentra IKM (Industri Kecil dan Menengah) Bedas di Lapangan Plaza Upakarti Komplek Pemda Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (3/4/2023).

Pelaksanaan OPM itu tersebar di 14 kecamatan (137 desa/kelurahan).
Bupati Bandung mengatakan kegiatan Bazar Ramadan ini dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung ini selama lima hari sejak 3 April sampai 7 April 2023.

“Kita ketahui peserta Bazar Ramadan yang diselenggarakan Disdagin Kabupaten Bandung ini sebanyak 178 pelaku usaha IKM UKM dan ikut serta dari Bulog, toko modern dan PKK Kabupaten Bandung,” kata Dadang Supriatna didampingi Kepala Disdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugrah.

Bupati Bandung menyebutkan pada pelaksanaan Bazar Ramadan ini menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya kuliner, fashion dan lain-lain. “Kita berharap pelaksanaan Bazar Ramadan ini bisa membantu kebutuhan masyarakat disaat Ramadan maupun jelang Lebaran mendatang,” kata Dadang Supriatna.

Bupati Bandung turut mengungkapkan pelaksanaan OPM yang dilaksanakan tersebar di 14 Kecamatan, 137 Desa/Kelurahan di Kabupaten Bandung pada hari Senin ini.

“Untuk diketahui oleh masyarakat yang mendapatkan subsidi pada OPM ini dengan kriteria rentan miskin,” katanya.

Ketua Dekranasda Kab Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna di Bazar Ramadan.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menyebutkan, pada pelaksanaan OPM itu sebanyak 11.674 paket. Satu paket terdiri dari beras 5 kg, gula 3 kg dan minyak 3 liter.

“Harga per paket senilai Rp 160.000,- , subsidi senilai Rp 95.000,- sehingga harga tebus masyarakat Rp 65.000,-,” jelas Bupati Bandung.

Dadang Supriatna turut menetapkan 18 Sentra IKM Bedas Kabupaten Bandung. Dijelaskannya, 18 Sentra IKM Bedas itu, yakni Sentra Wayang dan Lukisan, Jelekong, Baleendah; Sentra Dandang, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi; Sentra Kerajinan Tulang, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi; Sentra Pakaian Jadi, Desa Keramat Mulya, Kecamatan Soreang; Sentra Boneka, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu; Sentra Perkakas Pertanian, Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasir Jambu; Sentra Alas Kaki, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuh Kolot; Sentra Topi, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih;  Sentra Peci, Desa Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk, dan Sentra Kerudung, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka.
Selain itu, Sentra Kerudung, Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka; Sentra Sarung, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokan Jeruk; Sentra Ranginang, Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay; Sentra Jeans, Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin; Sentra Opak Kolontong, Desa Rancaekek; Sentra Kicimpring, Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet; Sentra Aneka Olahan Kue, Kecamatan Soreang; dan IKM Sentra Borondong Kecamatan Majalaya.
Dadang Supriatna mengatakan, pelaksanaan Bazar Ramadan ini dalam rangka mensyukuri bulan suci Ramdhan 1444 H serta membantu para pelaku IKM/UMKM dalam mempromosikan, memasarkan produk-
produknya kepada khalayak luas. “Melalui kegiatan ini pula untuk menarik konsumen agar mau membeli produk-produk lokal unggulan IKM/UMKM Kabupaten Bandung dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga jual yang lebih murah dari harga pasar menjelang Hari Raya Idulfitri,” tuturnya.

Baca Juga  Demokrat Usulkan 3 Nama Cawabup di Koalisi Bedas

Bupati Bandung mengatakan, kegiatan OPM ini bertujuan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga murah untuk membantu masyarakat rentan miskin di Kabupaten Bandung dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan suci Ramadan.

“Tujuan lainnya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri 1444 H,” katanya.

Ia mengungkapkan, diadakannya Sentra IKM Bedas ini bertujuan untuk mewadahi sekumpulan unit usaha yang menghasilkan produk sejenis, menggunakan bahan baku sejenis, dan/atau melakukan proses produksi
yang sama dan salah satu upaya untuk percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri di Kabupaten Bandung.

“Kemudian sebagai dasar kebijakan program dan kebijakan penganggaran supaya tepat sasaran terhadap kebutuhan para pelaku IKM di lapangan,” katanya.

Pada kegiatan itu turut dihadiri para Kepala OPD di lingkungan Kabupaten Bandung, Para Camat di Lingkungan Kabupaten Bandung, Kepala Perum Bulog Cabang Bandung, Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Ketua PKK Kabupaten Bandung, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung, Ketua Forum UMKM Nuswantara (FUN) Kabupaten Bandung.
Selain itu, PT. Harja Gunatama Lestari (Borma), PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Para pelaku IKM dan peserta Bazar Ramadan lainnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.