
MAJALAYA – Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan dibangunnya Pasar Sehat Sabilulungan Majalaya biar pasar tradisional Majalaya jadi lebih kekinian. Menurutnya pembangunan Pasar Sehat Majalaya JUGA sebagai salah satu komitmen visi Pemkab Bandung dalam mewujudkan pembangunan di bidang infrastruktur.
“Pembangunan ini merupakan komitmen visi pembangunan di bidang infrastruktur. Pemerintah memang telah merencanakan pembangunan dan revitalisasi pasar-pasar tradisional di Kabupaten Bandung agar menjadi kekinian,” ucap Bupati saat melakukan Groundbreaking Pasar Sehat Majalaya, di Desa Majasetra Kec Majalaya, Kamis (25/5/17).
Dadang menyebut Pasar Sehat Majalaya ini akan selesai dalam 18 bulan dengan anggaran sekitar Rp.200 miliar, di atas lahan seluas 49.524 meter persegi. Dalam pembangunannya melibatkan PT Sido Semesta sebagai pihak ketiga yang kompeten dan mengerti kebutuhan bagi Pasar Majalaya. Hal itu perlu dilakukan agar lebih representatif demi kenyamanan penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi.
“Dengan pembangunan 3 lantai, pasar ini akan dilengkapi eskalator sehingga masyarakat bisa lebih mudah untuk berbelanja. Walau pembangunan pasar sehat ini modern, tapi konsep dan pola perdagangannya tetap tradisional,” tukasnya.
Kang DN berharap dengan dibangunnya Pasar Sehat Majalaya tersebut, selain mewujudkan visi pembangunan, diharapkan Majalaya juga bisa kembali berjaya sebagai “Kota Dollar” seperti dahulu. Menurutnya, aktivitas industri di Majalaya bisa dijadikan sumber ekonomi dan daya tarik bagi masyarakat lebih luas, baik domestik maupun di mancanegara.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Popi Hopipah mengungkapkan, pembangunan Pasar Sehat Majalaya tersebut akan menjadi ikon Majalaya sebagai Kota Satelit Kabupaten Bandung. _Vita