SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang M Naser berharap agar kader Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung tetap bersikap netral menjelang Pilkada Kab Bandung 2020. Kendati begitu bupati tidak melarang jika KNPI ikut berpartisipasi dalam Pilkada Kab Bandung.
“Boleh saja berpolitik praktis juga, tapi harus secara elegan. Jangan sampai KNPI malah berteriak-teriak mendukung salah satu calon bupati, itu tidak benar,” kata bupati kepada wartawan usai membuka Musda KNPI Kab Bandung XIV di Grand Sahid Sunshine Soreang, Senin (18/11/19).
Akan lebih baik, imbuh Dadang, jika KNPI bermain pada tataran kebijakan pemerintah. “Misalnya ada kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat, nah di situ KNPI harus mengkritisinya,” ujar Dadang.
Lebih dari itu juga KNPI diharapkan lebih mengedepankan misi sosial dan ekonomi ketimbang politik. “Lebih baik KNPI memprioritaskan program-program sosial ekonominya,” saran bupati.
Sementara itu Organizing Committee Musda KNPI Kab Bandung XIV Asep Nasruddin mengatakan hingga Senin (18/11) sore, bakal calon Ketua KNPI Kab Bandung 2019-2022 baru ada dua calon yakni Teja Sungkawa dan Aziz Syamsul Ashri.
“Hak suara ada 93 bersumber 62 organisasi kepemudaan dan 31 pengurus kecamatan. Sampai saat ini sudah ada dua bakal calon yang mengembalikan formulir,” jelas Asep. ***