Bupati: Normalisasi Anak Sungai Citarum Terbukti Tekan Banjir di Bandung Timur

oleh -45 Dilihat
oleh
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat membuka Raker PWI Kab BAndung di Soreang, Senin (2/11/21). by bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna mengakui pengerukan atau normalisasi anak-anak Sungai Citarum yang melintas di beberapa titik wilayah Kabupaten Bandung timur, terbukti bisa menekan banjir akibat luapan air sungai saat hujan.

“Yang biasanya di wilayah itu turun hujan sehari hingga dua hari, langsung banjir. Setelah diamati beberapa minggu memasuki musim hujan, sekarang terbukti hasil pengerukan bisa mengurangi ancaman banjir tersebut. Bisa ditanyakan langsung kepada warga yang ada di wilayah timur,” kata Bupati Bandung usai menghadiri raker PWI Kabupaten Bandung di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (1/11/21) sore.

Anak-anak Sungai Citarum yang dikeruk itu antara lain Sungai Citarik, Sungai Cikeruh yang melintas di Kecamatan Cicalengka,Rancaekek dan Solokanjeruk. Termasuk juga di Kecamatan Bojongsoang dan Majalaya. Pengerukan sungai secara swakelola, juga dibantu BBWS Citarum itu tersebut juga dalam rangka persiapan menghadapi musim hujan.

“Biasanya kan dua hari dua malam turun hujan di wilayah timur langsung banjir, tapi sekarang sudah tidak. Jadi, pengerukan sungai ini terbukti bisa mengurangi resiko bencana banjir di wilayah timur,” imbuhnya.

Pengerukan anak-anak Sungai Citarum di wilayah timur Kabupaten Bandung ini termasuk salah satu program 99 Hari Kerja Bupati Bandung yang sudah terealisasikan.

Menurut Kang DS, sapaan bupati Dadang Supriatna, masalah terbesar adalah bagaimana seluruh masyarakat secara individu mampu konsisten menjadi kontributor positif yang nyata dalan upaya konservasi lingkungan termasuk konservasi sungai.

“Alhamdulilah, hal tersebut mampu diterjemahkan dengan sangat baik oleh BBWS, yang pada prosesnya mampu mengidentifikasi,memahami, dan menyusun rencana tindak lanjut yang implentatif, salah satunya yaitu melalui kegiatan pengerukan sungai,” ucap Kang DS.

Kegiatan pengerukan Sungai Citarik dan Cikeruh pun menurutnya harus dilanjuti dengan upaya lain, seperti perawatan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Pemkab Bandung Perpanjang Insentif Pajak Sampai 31 Desember 2022

“Harapan kita semua ke depan Kabupaten Bandung bisa bebas banjir, setidaknya bisa terus mengurangi luasan areal banjir,” ucapnya.

Menurut Kang DS, pemerintah daerah melalui visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas, akan terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan di Kabupaten Bandung.

Salah satunya yaitu dengan program pembentukan Desa Tangguh Bencana di daerah rawan bencana, menciptakan kampung Bedas (Bersih dan Sehat), dengan prinsip partisipasi dan pemberdayaan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.