
BANDUNG, Balebandung.com – Umat Islam perlu memaknai hijrah dalam perspektif kekinian, sebagai momentum memperbarui sikap mental, perilaku sebagai individu maupun masyarakat, di mana kondisi kehidupan bangsa sedang diuji dengan berbagai permasalahan.
Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Tri Suryono dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wadan Koharmatau Marsekal Pertama TNI Toto Miarto mengatakan, melalui Tahun Baru Hijriyah hendaknya menyadarkan kita, agar melakukan introspeksi diri dan introspeksi sosial, sehingga kita dapat keluar dari berbagai permasalahan.
“Peristiwa hijrah merupakan tonggak paling bersejarah dalam perkembangan agama Islam, semangat dan nilai-nilai Tahun Baru Hijriyah, membawa nilai-nilai perubahan menuju keadaan yang lebih baik dalam segala bidang,” kata Dankoharmatau saat Peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah, di Masjid As Sulthon, Makoharmatau, Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Rabu (26/08/2020).
Momentum Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam, lanjut Dankoharmatau, mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya 15 tahun silam, melakukan perjalanan dari Mekah ke Madinah.
Lebih Lanjut Dankoharmatau menegaskan, relevansi hijrah pada saat ini, hijrah dari sikap mental dan perilaku yang menyebabkan ketertinggalan sebagai umat yang taat beribadah, hijrah dari pertikaian dan perpecahan menuju perdamaian dan persatuan, serta hijrah dari sikap mementingkan diri sendiri dan golongan, menuju sikap peduli kepada kepentingan bersama.
Dankoharmatau mengajak seluruh personel muslim Makoharmatau, untuk mengevaluasi diri, dan meningkatkan pengabdian, agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat di manapun berada dan bertugas.
Di akhir sambutan Dankoharmatau berharap, peringatan Tahun Baru Hijriyah ini, mampu membawa perubahan menuju peningkatan kinerja, pengabdian, serta kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, baik sebagai prajurit, maupun selaku hamba Allah. ***