
SUKABUMI – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 TB. Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charliyan (Kang Anton) terus meraih simpatik dari segenap elemen masyarakat Jawa Barat.
Usai melakukan safari politik ke Bagian Barat Jabar Selatan yakni ke Tegal Buleud, di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini Kang Hasan mendapatkan dukungan dari tokoh masyarakat, ulama dan pendidik di Kota Sukabumi yakni, Profesor Deddy Ismatullah dan KH Fajar Laksana Pimpinan Ponpes Al Dzikir Al Fath.
Sikap Prof Deddy yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi disampaikan di depan awak media usai bertemu dengan Kang Hasan, di Islamic Center Sukabumi, Rabu (2/5/18).
Menurut Prof. Deddy ada 4 alasan mengapa dirinya mendukung pasangan Duo Jenderal pada kontestasi Pilkada Jabar 2018 itu. Pertama, Kang Hasan memiliki karakter budaya Jawa Barat, dan paham bagaimana psikologi rakyat. Kedua, Jawa Barat membutuhkan kepemimpinan yang tegas, disiplin yang mampu melanjutkan pembangunan Jawa Barat yang lebih bagus.
“Kang Hasan adalah mantan jenderal yang memiliki pengalaman kepemimpinan yang luar biasa,” jelas Rektor UIN Bandung 2011-2015 itu. Alasan ketiga, imbuh Prof Deddy, dirinya tidak menapikan sosok sipil, namun eksistensi dan kredibilitas Kang Hasan menjadi alasan memutuskan pilihannya. “Keempat saya mendoakan, semoga beliau memimpin Jawa Barat,” tegas Prof Deddy.
Deddy berharap ada perbaikan yang signifikan pada sektor pendidikan di Jawa Barat. Ia mengapresiasi pasangan Hasanah yang menetapkan bantuan Rp 1 triliun untuk pesantren. “Itu sangat bagus dan setuju sekali. Menunjukan beliau religius dan mau berjuang untuk agamanya,” jelas Deddy.
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Qur-an Al Fath, Kyai Fajar mengungkapkan dukungan terhadap Kang Hasan karena beliau calon yang paling mewakili budaya Sunda.
“Beliau ternyata Sakucuran (1 keturunan) dari Pajajaran. Saya yang ke-17 Kang Hasan ke-19,” jelas Kyai Fajar yang juga pendiri museum dan perpustakaan Prabu Siliwangi di Jl. Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Sukabumi.
Kyai Fajar menambahkan, sudah sepatutnya Jawa Barat dipimpin oleh sosok yang yang memiliki kekuatan spiritual, kekuatan kepepimpinan dan kekuatan rakyat. “Kang Hasan adalah jenderal yang telah teruji. Pengalamannya luas,” tegas Kyai Fajar.
Atas dukungan kedua sosok pendidik di Sukabumi itu Kang Hasan seperti tersulut semangatnya. Pria yang pernah belajar Sekolah Komando Militer di Perancis itu berkomitmen melaksanakan petuah para pendidik itu jika diamanahi memimpin Jawa Barat. “Dalam pikiran saya. Di sisa hidup saya. Saya ingin berbakti dan bermanfaat untuk masyarakat Jawa Barat,” tegas Kang Hasan. ***