
SOREANG – Dari 16 partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Bandung, Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) dan PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia) dinyatakan tidak lolos verifikasi faktual (verfak). Sedangkan 14 parpol lainnya lolos verfak karena telah memenuhi syarat, baik secara administrasi maupun faktual untuk tingkat Kabupaten Bandung.
“Kedua parpol tersebut tidak lolos karena terjadi pergantian kepengurusan saat verifikasi atau sudah melewati tahapan,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Dr. IR. Agus Hasbi Noor M. MPd., usai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penelitian administrasi dan verifikasi kepengurusan keterwakilan perempuan, domisili, kantor, dan kegiatan keanggotaan parpol calon peserta Pemilu 2019 Kabupaten Bandung, di ruang Rapat KPU Kabupaten Bandung, di Soreang, Minggu (11/2/18).
Untuk bisa lolos di tingkat provinsi, kata Agus Hasbi, kedua partai harus menunggu hasil verifikasi kabupaten lain di seluruh Provinsi Jawa Barat, dengan ketentuan 75% dan untuk tingkat provinsi agar lolos di tingkat nasional sebesar 100%.
Ketua Pokja Verfak KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, SPMM mengakui, saat verifikasi terjadi miskomunikasi antara KPU dengan kedua partai tersebut karena pergantian pengurus dan LO.”Kami kesulitan komunikasi dan hanya bisa komunikasi dengan LO lama,” ungkap Agus Baroya.
Namun, tukasnya, verifikasi ini belum final karena masih ada tahapan di tingkat provinsi dan tingkat nasional. “Jadi berjenjang, nanti ditentukan di tingkat provinsi dan nasional. Bisa saja di tingkat kabupaten tidak memenuhi syarat (TMS), di tingkat provinsi dan nasional lolos. Maka kedua parpol ini bisa jadi peserta pemilu. Untuk tahapan verifikasi tinqgkat nasional ini akan diputuskan pada 17 Februari 2018,” terang Agus Baroya.
Ke-14 parpol yang MS Verfak di Kabupaten Bandung yaitu Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gerindra, dan Partai Garuda, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Perindo, Partai Berkarya. []