KAI Targetkan Awal 2017 Garap Reaktivasi Jalur KA Bandung-Ciwidey

oleh -31 Dilihat
oleh
Dirut PT KAI Edi Sukmoro (pling kanan) mendampingi Menteri BUMN Rini Soewandi saat event KAI RUN di area Gudang Persediaan PT KAI, Jln. Sukabumi, Bandung, Minggu (2/10). by iwa/bbcom
Dirut PT KAI Edi Sukmoro (pling kanan) mendampingi Menteri BUMN Rini Soewandi saat event KAI RUN di area Gudang Persediaan PT KAI, Jln. Sukabumi, Bandung, Minggu (2/10). by iwa/bbcom

BANDUNG – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI/Persero) Edi Sukmoro menyatakan pihaknya kini tengah mengkaji rencana reaktivasi jalur kereta api terutama jalur KA Bandung-Ciwidey.

Edi mengatakan reaktivasi jalur KA dirasakan penting mengingat makin dibutuhkannya angkutan massal saat ini terutama kereta api yang punya peranan luar biasa di tengah keterbatasan infrastruktur jalan baik yang jarak jauh maupun lokal seperti komuter.

“Kita masih melakukan perhitungan, studi trase-nya sedang dimulai sesuai arahan Ibu Menteri BUMN. Kita harapkan hasil studinya bisa keluar akhir tahun 2016 sehingga awal tahun depan sudah bisa dimulai pengerjaannya,” ungkap Edi kepada Balebandung.com, Selasa (4/10/16).

“Jalur ini melewati Bandung-Soreang-Ciwidey, Tahap pertama, kita akan mereaktivasi jalur ke Ciwidey terlebih dulu. Kemudian, tahap kedua akan lari ke Garut yang terdapat trek mati. Kemudian reaktivasi lari ke Jatinangor dikarenakan ada trek mati juga”, sebutnya.

Edi mengakui masalah penertiban dan pembebasan lahan bisa jadi kendala dalam upaya reaktivasi ini. Karena itu diperlukan bantuan dari pemerintah daerah. “Karena ini juga melibatkan masyarakat banyak, maka diperlukan peranan dari pemerintah daerah juga dalam hal pembebasan lahannya,” ucap Edi.

Dengan adanya reaktivasi jalur KA Bandung-Ciwidey, imbuh Edi, daerah Soreang dan Ciwidey akan semakin terbuka dan ramai. Jalur yang dilalui trek KA Bandung-Ciwidey berjarak sekitar 47,5.

“Jurusan ini, merupakan jalur pertama yang menghubungkan daerah Bandung Selatan ke pusat Kota Bandung, dan menjadi akses utama warga dari Ciwidey ke Kota Bandung,” kata dia.

Jalur KA Bandung-Ciwidey ini sudah ada sejak 1923 silam, yang berlokasi di ketinggian +1.106 m, serta Stasiun Ciwidey merupakan titik akhir rute ini.

Baca Juga  Keuangan Syariah Tumbuhkan Semangat Berekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.