
SUMEDANG – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan), kembali menyapa warga Kabupaten Sumedang. Dalam kunjungannya kali ini Kang Hasan menghibur warga dengan ikut ngibing saat bersilaturahmi dengan pelaku Seni Pencak Silat, tokoh masyarakat di Desa Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Senin (9/4/18).
“Biar masyarakat segar, mending saya menghibur rakyat saja,” ucapnya. Kang Hasan yang pecinta seni sunda itu juga sempat memainkan alat musik kendang untuk mengisi para penari.
Ia mengungkapkan darah seni dan budaya sunda telah mengalir dalam dirinya sejak kecil. Menurutnya, seni dan kebudayaan merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Kalau diminta ngibing, saya dengan senang hati melakukannya, karena saya ini cinta dan bangga dengan seni dan budaya sunda,” ungkap Kang Hasan
Kang Hasan memaparkan, seni dan budaya sunda harus terus maju dan berkembang di tengah masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Sumedang. Atraksi budaya sunda juga bisa dikemas sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Barat.
“Saya bercita-cita, ketika jadi Gubernur Jabar, puser dayeuh seni dan budaya sunda harus berdiri,” tegasnya.
Masih di Kabupaten Sumedang, Kang Hasan juga menyambangi pelaku budaya dan disambut dengan pentas Seni Reak dan Jentreng Tarawangsa di Desa Sukasirna, Kecamatan Rancakalong. Lagi-lagi, Kang Hasan diajak untuk ngibing bersama penari ibu-ibu yang mengalungkan karembong (selendang) untuk Kang Hasan.
Salah satu warga yang hadir, Halimah mengungkapkan kekagumannya terhadap purnawirawan jenderal itu. Menurutnya, selain cinta akan seni dan budaya sunda, Kang Hasan juga mengetahui sejarah seni dan budaya di Tanah Pasundan.
“Jarang ada calon pemimpin yang bisa ngibing dan bisa main kendang seperti Kang Hasan, dan beliau tahu seluk-beluk seni dan budayanya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kang Hasan sempat melihat salah satu rumah produksi kuliner khas Sumedang, yakni Tahu Sumedang. Kang Hasan ditemani sang pemilik, diajak untuk melihat proses pembuatan hingga bisa dijual dan dikonsumsi. []