
CILEUNYI – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto membenarkan kejadian tawuran antara geng motor GBR dan ormas XTC di depan Pos 1 Lanud Sulaiman, Kp Katapang Kulon RT 06/14, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (27/5/18).
Dari kejadian itu Kapolda mengaku pihaknya sudah memeriksa kedua belah pihak. Agung pun mengancam akan menindak tegas bila ada geng motor yang kembali berbuat onar.
“Jadi, kami sudah memeriksa kedua belah pihak. Saya tegaskan, jangan coba-coba bikin onar di Bandung, nanti akan saya sikat!” tegas Kapolda kepada wartawan saat pengecekan Jalur Mudik di Pospam Cileunyi, Kab Bandung, Senin (28/5/18).
Agung menandaskan pihaknya menginginkan Bandung tetap aman dan kondusif. “Sampai kan kepada semuanya, saya ingin Bandung aman kondusif. Kalau mau coba-coba bermain-main, akan saya sikat!” kata dia menandaskan.
Sebelumnya diberitakan, tawuran antara kelompok geng motor GBR dan ormas XTC menjadi viral di media sosial khususnya Whatsapp Grup. Menurut keterangan dari pihak kepolisian dan saksi warga setempat, korban HP (24) bersama rekan-rekan dari Ormas XTC baru selesai membagi-bagi takjil gratis di pinggir tol TKI III Kec Margaasih, Minggu (27/5).
Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB, saat korban hendak pulang menuju rumahnya di Katapang melewati Jl Raya Katapang, setibanya di perempatan Katapang pangkalan ojeg, tiba-tiba ada gerombolan dari GBR yang sudah menunggu di dekat pangkalan ojeg. Mereka langsung mengeroyok korban HP dan teman-temannya dari XTC, dengan menggunakan alat-alat tajam.
Tawuran itu berhasil dibubarkan warga setempat. Namun korban HP mengalami luka sobek di kepala bagian belakang, dan korban pun melaporkan yang dialaminya ke Polsek Katapang. ***