Karang Taruna Harus Bisa Berpartisipasi Aktif dalam Percepatan Penurunan Stunting dan Kawin Anak

oleh -27 Dilihat
oleh
Kepala DP2KBP3A Kab Bandung, M Hairun, saat Raker Karang Taruna Kab Bandung di Gedung M Toha, Soreang, Kamis (27/7/23). by bale1

SOREANG, Balebandung.com – Karang Taruna bisa berperan sebagai pelopor dalam percepatan penurunan stunting dan kawin anak. Karang Taruna dapat  memberikan kontribusi dengan memberikan masukan dalam perumusan kebijakan  terkait upaya pencegahan perkawinan pada usia anak.

Untuk itu kader Karang Taruna perlu mendapat pengetahuan baru yang memberikan efek positif terhadap penurunan, pencegahan stunting dan perkawinan usia anak.

“Pengetahuan tentang percepatan penurunan stunting dan kawin anak  amat penting untuk diketahui oleh para pemuda yang berada pada usia produktif,” tandas Kepala DP2KBP3A (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak) Kabupaten Bandung, Mohammad Hairun, saat rapat kerja Karang Taruna Kabupaten Bandung di Gedung M Toha, Soreang, Kamis (27/7/2023).

Sementara dalam isu perkawinan anak, Karang Taruna dapat melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi pemaksaan perkawinan pada usia anak.

“Serta berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan perkawinan pada usia anak,” imbuh Hairun.

Sebab berdasar studi WHO, salah satu penyebab masalah stunting  di Indonesia adalah maraknya pernikahan anak. Saat melakukan sebuah pernikahan, perempuan yang masih berusia remaja secara psikologis belum matang, serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar.

“Perempuan hamil di bawah usia 18 tahun dan organ reproduksinya belum matang, hal itu berisiko tinggi mengganggu perkembangan janin dan bisa menyebabkan keguguran. Kalau pun bayinya lahir, maka berpotensi untuk lahir dalam kondisi stunting,” papar Hairun.***

Baca Juga  Cabup Bandung Dadang Supriatna: Selama 3,5 Tahun Rehab Rutilahu Capai 28 Ribu Unit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.