
BANDUNG – Kota Bandung memperingati pergantian tahun dengan cara berbeda. Jika selama ini tahun baru identik dengan hingar bingar kembang api, kali ini lebih dari 3.000 warga Bandung mengumandangkan zikir di Masjid Agung Al-Ukhuwah, Senin (31/12/18) malam.
Acara bertajuk Bandung Berzikir ini digagas sebagai bentuk muhasabah atau instrospeksi diri. Para jamaah diajak untuk merefleksikan tahun 2018 serta mengevaluasi yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengaku bangga dan bersyukur dengan banyaknya warga yang mengikuti malam muhasabah ini. Menurutnya, di tengah banyaknya bencana yang menimpa negeri ini, bermuhasabah merupakan cara yang paling bijak untuk memperingati pergantian tahun.
“Semoga Bandung Berzikir ini menjadi titik tolak upaya kita untuk mengajak warga Kota Bandung untuk mengingat dan berzikir kepada Allah SWT dalam kondisi apapun, baik berdiri duduk berbaring harus berzikir,” ungkap ayah dari tujuh putri itu.
Menurutnya, ada banyak bentuk zikir yang bisa dilakukan warga Bandung. Selain secara lisan mengucap kalimat zikir, membaca Alquran, dan salat, mencari ilmu dalam kebaikan juga menjadi cara untuk senantiasa mengingat Allah SWT. “Di hari ini, saya ingin mengajak warga Kota Bandung lawan petasan dengan ledakan zikir,” serunya.
Ia menyebut banyak warga Indonesia di berbagai daerah yang tengah berduka karena tertimpa musibah. Ia ingin mengajak warganya untuk mendoakan para korban bencana alam, baik di Palu-Donggala maupun di Banten dan Lampung.***