
SUMURBANDUNG – Kemeriahan perayaan HUT ke-206 Kota Bandung terasa di berbagai daerah. Salah satunya di RW 07 Kelurahan Babakan Ciamis Kec. Sumur Bandung, Sabtu (1/10/16) malam, Karang Taruna setempat menghadirkan berbagai kesenian Sunda di panggung terbuka. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut pula hadir di acara tersebut.
Tema “Ngamumulé Budaya Sunda” diangkat sebagai pesan agar di hari jadinya yang ke-206 ini warga Bandung, khususnya warga Babakan Ciamis, tetap mempertahankan dan melestarikan budaya tradisional Sunda, mulai dari bahasa hingga kesenian.
Meskipun diawali gerimis, acara ini ramai dipadati warga hingga tampilan penutup selesai. Acara tersebut dimeriahkan oleh Ega Robot Production, Taufik Faturrahman, serta berbagai seniman Sunda asal Bandung lainnya.
Selama acara berlangsung yang dimulai sejak pagi, panitia menutup Jalan Aceh sepanjang sekitar 200 meter, mulai dari pertigaan Masjid Al-Ukhuwah menuju ke arah Polsek Sumur Bandung. Panggung dan berbagai stand produk Bandung juga turut meramaikan kegiatan.
Ridwan Kamil pun memanfaatkan momentum tersebut untuk berinteraksi dengan warga. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif warga untuk menyelenggarakan festival seni tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat dirutinkan.
“Saya titip ke Bu Camat Sumur Bandung, Pak Lurah Babakan Ciamis, Pak RW-nya juga, agar rajin-rajin menyelenggarakan ini sebagai ekspresi yén urang Bandung mah tetap kreatif. Gayanya santai tapi kerjaanya beres,” ungkap pria yang karib disapa Kang Emil itu.
Di kesempatan yang sama, Ridwan menyosialisasikan berbagai prestasi yang telah diraih Kota Bandung kepada warga. Ia pun meminta warga untuk terus mendukung kinerja Pemerintah Kota Bandung dengan senantiasa menaati aturan.
“Kalau warganya taat aturan, pemimpinnya amanah, insya Allah itulah rumus baldatun toyyibatun warabbun ghafur, negeri yang juara yang kita impikan,” tutur Ridwan.
Usai memberikan arahannya, Ridwan pun berkesempatan untuk memberikan hadiah kepada warga yang bersedia maju ke atas panggung untuk mengikuti permainan yang ia berikan. Hadiah tersebut diberikan kepada anak-anak hingga orang tua untuk menghibur sekaligus mengapresiasi warga. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan pop Sunda dan tampilan jaipong dari para pengisi acara.