Nih, 7 Program Strategis Pemkab Bandung Tingkatkan Kualitas Lingkungan

oleh -30 Dilihat
oleh
Sekda Kab Bandung Sofian Nataprawira saat sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana di Bale Winaya Soreang, Selasa (4/10). by Ago Humas Pemkab Bandung
Sekda Kab Bandung Sofian Nataprawira saat sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana di Bale Winaya Soreang, Selasa (4/10). by Ago Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP mengungkapkan tujuh program strategis untuk peningkatan lingkungan di Kabupaten Bandung, intinya melakukan penanganan sampah, limbah dan pengelolaan sungai dengan benar.

“Fokus perencanaan pembangunan untuk peningkatan kualitas lingkungan yakni adanya penyediaan tempat pembuangan sampah terpadu, mendorong terbentuknya tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, pelarangan buang sampah ke sungai, fasilitasi rumah tangga yang memiliki akses sanitasi, pembangunan Ipal Domestik, pengelolaan sampah berbasis komunitas dan pengelolaan limbah sungai berbasis komunitas serta penanggulangan lahan kritis” sebut sekda saat sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana di Bale Winaya Soreang, Selasa (4/10/16).

Bersamaan dengan itu Sofian berharap, melalui program tersebut semua pihak dapat berkontribusi secara sabilulungan dalam mewujudkan peningkatan kualitas lingkungan di Kabupaten Bandung, khususnya dalam program Citarum Bersih Indah dan Lestari (Bestari) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya berharap, dengan sabilulungan pemerintah, pengusaha dan masyarakat dapat memberikan kontribusi dan kerjasamanya dalam membangun pemahaman serta komitmen demi terwujudnya Citarum lebih baik,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung ini.

Lebih lanjut Sofian memaparkan, beberapa kegiatan sudah dilakukan untuk normalisasi sungai-sungai di Kabupaten Bandung. Namun hal itu tidak akan terwujud jika semua pihak tidak saling bekerjasama.

“Menghindari bencana atau mengurangi resiko dan kerugian khususnya bencana banjir, diperlukan adanya pemahaman tentang pengelolaan sungai yang baik dengan kerjasama semua pihak,” tandasnya.

Upaya yang telah dilakukan Pemkab Bandung untuk menangani permasalahan sungai Citarum, menurut Sofian Nataprawira diantaranya penyediaan tanah wakaf sabilulungan di seputar hulu sungai Citarum. Di samping penyediaan dana yang berasal dari APBD Kabupaten Bandung sebesar Rp 210 miliar lebih selama tahun 2011 sampai dengan 2015.

Baca Juga  Nih, Cara Kerja Speed Gun Bidik Pengendara di Tol Cileunyi

Dana tersebut kata Sofian digunakan untuk konservasi sungai, danau dan sumber daya air, pengendalian banjir, pengendalian pencemaran, pembangunan saluran drainase disamping untuk perlindungan sumber daya air lainnya.

Sofian juga menambahkan, selain keterlibatan dan kesadaran masyarakat serta pengusaha untuk pengelolaan sungai ini, Pemkab Bandung tengah menyiapkan TPA untuk menampung sampah baik itu sampah rumah tangga, industri, dan sampah lainnya.

“Meskipun saat ini kita masih membuang sampah ke TPA Desa Sarimukti Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah sedang menyiapkan lokasi TPA di Kabupaten Bandung, yang nantinya akan disinergikan dengan dinas terkait,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, menurutnya saat ini Pemkab tengah merumuskan pembentukan dan susunan perangkat daerah, yang salah satunya Dinas Lingkungan Hidup (LH). Kedepannya Dinas LH ini akan melakukan penyelenggaraan pemerintahan di bidang lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah dan sungai di Kabupaten Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.