BANDUNG – Dalam sejumlah kunjungan kerjanya ke daerah, Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP kerap bertatap muka dan berdialog dengan para petani. Mungkin karena berlatar belakang petani pula selain dirinya sebagai akademisi, dialog antara Mentan dengan petani seolah tanpa ada jarak antara menteri dan petaninya. Tak jarang dialognya dengan petani selalu berlangsung kocak, riuh dengan canda tawa, namun tetap serius menggarap program.
Seperti yang ia ceritakan kepada wartawan di sela kegiatan Apel Kesatuan Terpusat Dandim-Danrem se-Indonesia di Markas Secapa TNI AD, Jl Hegarmanah Bandung, Senin (14/11/16).
Amran menuturkan, saat kunjungannya ke Desa Ambarwinangun Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, 1 Maret 2016, ia mengajak petani di Kabupaten Kebumen untuk segera melakukan tanam kembali setelah panen padi. Jadi, setelah selesai panen, para petani diimbau segera mengolah tanah untuk ditanami padi kembali.
“Jangan menunggu hari baik, semua hari baik. Hujan turun dari Allah, bukan dari hari baik. Begitu juga saat kemarau datang hujan berhenti tak menunggu hari baik. Jadi jangan menunda-nunda waktu,” bujuk Amran kepada petani agar segera menanam pada musim tanam kedua.
Namun petani tetap menolak permintaan menteri dengan alasan sudah tradisi petani Kebumen menanam padi di hari baik yaitu tidak di awal waktu. “Kalau tetap menanam di hari yang buruk, nanti Dewi Sri akan marah,” protes salah seorang petani dari Gapoktan Tani Dadi.
Mendengar alasan itu, Amran tak kehabisan akal. Diceritakannya kepada petani Kebumen bahwa setelah menjadi Mentan dirinya bermimpi bertemu dengan Dewi Sri atau Dewi Padi ini.
“Saya bermimpi bertemu Dewi Sri ini, Pak, memang Dewi Sri ini baik. Dewi Sri datang akan memberikan insentif kepada petani yang melakukan tanam di awal waktu,” tutur Amran. Insentif yang diberikan berupa asuransi kepada petani yang mengalami gagal panen. “Kalau ada yang gagal, saya ganti dengan asuransi. Kerugiannya kita ganti,” tegasnya.
Termasuk bibit benih, imbuh Amran, Dewi Sri berpesan akan memberikan bibit benih gratis yang bagus kepada petani yang tidak menunda-nunda tanam padi. Pesan Dewi Sri lainnya, sebut Amran lagi, ia akan memberikan traktor gratis kepada petani yang akan menanam di awal waktu.
“Jadi Dewi Sri itu baik Pak, bagus!” ucap Amran tetap bernada membujuk. Mendengar cerita Amran, petani pun manggut-manggut dan segera mau tanam padi lagi.