
BANDUNG – Sekretaris Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan harus ada kerjasama antara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bandung dan Pemkot Kota Bandung untuk mengembangkan potensi dari para pengusaha wanita yang ada di Kota Bandung, minimal dapat membantu perekonomian keluarganya.
“Harus ada sinergi antara IWAPI sebagai lembaga dan Pemerintah Kota Bandung untuk mengembangkan potensi-potensi dan keahlian para ibu-ibu khususnya di Kota Bandung untuk menyebarkan usahanya. Dari hal tersebut minimal mereka dapat membantu perekonomian keluarga,” ucap Yossi saat membuka Rapat Kerja Cabang 1 IWAPI Kota Bandung di Gedung Wanita, Jalan R.E Martadinata, Kota Bandung, Senin (27/3/13).
Sekda berharap Raker Iwapi bisa melahirkan pemikiran-pemikiran dan program-program yang aktual dan menguntungkan pengusaha-pengusaha khususnya anggota dari IWAPI.
“Rapat kerja merupakan sebuah step dari sebuah organisasi untuk melahirkan pemikiran-pemikiran yang bagus. Dalam rapat ini juga akan membuat program-program yang merespon segala bentuk kebutuhan yang menguntungkan seluruh pengusaha dan khususnya anggota yang tergabung dalam IWAPI,” ucapnya.
Dengan komitmennya, Pemkot Bandung terus memberdayakan potensi-potensi wanita di Kota Bandung. Terbukti dengan dilantiknya seorang camat wanita. Dengan perkembangan zaman seorang wanita saat ini mampuh untuk menjadi penggerak, bahkan menjadi pelopor sebuah perubahan.
“Memang kita sedang mendorong kesamaan gender. Maka jangan heran jika nanti banyak wanita yang menjadi penggerak. Seperti kemarin saat saya menghadiri acara asosiasi notaris itu 70%-nya wanita,” ujarnya.
Yossi berharap, dengan segala kemampuan yang ada, wanita-wanita di Kota Bandung dapat terus mengembangkan keahliannya dan melalui IWAPI. Wanita pengusaha dapat terus menghasilkan gagasan-gagasan dan perubahan yang positif untuk menjadikan sebuah tatanan hidup yang berkualitas.