OASE Gandeng BPJS Kesehatan Gelar Pemeriksaan IVA/Papsmear Serentak

oleh -29 Dilihat
oleh
PNS III D RSAU Lanud Sulaiman dr. Anita Novianty saat menyampaikan materi sosialisasi IVA/Papsmear bagi guru, di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Kamis (25/11).
Satkes Makor Paskhas TNI AU dr. Anita Novianty saat menyampaikan materi sosialisasi IVA/Papsmear bagi guru, di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Kamis (24/11).

PAMEUNGPEUK – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2016, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja bekerja sama dengan BPJS Kesehatanmenyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear serentak di seluruh wilayah Indonesia.Deteksi dini melalui IVA/Papsmear ini adalah salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

Di Kabupaten Bandung, sosialisasi kali ini digelar di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Pameungpeuk, Kamis (24/11/2016). Dihadiri Kepala UPTD TKSD Kecamatan Pameungpeuk (Hj. Euis Rosanah), Ketua PGRI Kecamatan Pameungpeuk (Pupu Sophan Pribadi) dan Kepala UPTD Yankes (dr. Evi Rufaida). Pemaparan materi tentang kanker serviks kepada para peserta disampaikan oleh dr. Anita Novianty, dari Satkes Makor Paskhas TNI AU. Kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan Papsmear yang dilakukan oleh Klinik MA Ageung.

Dalam sambutannya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang yang diwakili oleh Kepala Unit Managemen Pelayanan Kesehatan Primer (MPKP), Sundus Farida mengatakan “Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud apresiasi bagi para guru di Indonesia yang telah berjasa meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Melalui kerja sama dengan OASE Kabinet Kerja, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan pun siap memberikanlayanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh guru perempuan dan istri guru dari sekolah negeri maupun swasta, yang telah menjadi peserta JKN-KIS.”

“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini bisa diperoleh secara gratis, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan (HK2) BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Nuke Paulin Sinungan kepada Balebandung.com, Kamis (24/11/2016). Nuke menyebut target pemeriksaan papsmear kali ini sebanyak 200 orang.

Baca Juga  Pacet dan Ciwidey Punya Kapolsek Baru

OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi. Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015 – 2019.

Sebagai penyelenggara program JKN-KIS yang hampir genap tiga tahun beroperasi, BPJS Kesehatan siap mengawal dan menyukseskan misi OASEdalam meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia. “Terlebih, program pemeriksaan IVA/Papsmear tersebut sejalan dengan implementasi program promotif preventif yang senantiasa digalakkan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk Indonesia” terang Nuke.

Berdasarkan data per 18 November 2016, terdapat 170.954.111 jiwa penduduk Indonesia yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Adapun hingga awal November 2016, terdapat total 20.593 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 9.814 Puskesmas, 4.589 Dokter Praktik Perorangan, 1.157 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 568 Klinik Polri, 710 Klinik TNI, 3.741 Klinik Pratama, dan 14 RS D Pratama.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 5.020 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 1.999 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 135 Klinik Utama), 2.063 Apotek, serta 958 Optik.

“Untuk di wilayah Kabupaten Bandung sendiri terdapat 62 Puskesmas, 26 Dokter Praktek Perorangan, 8 Dokter Gigi, 59 klinik Pratama, 6 Klinik TNI dan 2 Klinik Polri. Untuk FKRTL terdiri atas 7 Rumah Sakit, 8 Apotek, 7 Instalasi Farmasi dan 3 Optik,” sebut Nuke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.