PAD Kab. Bandung Capai Rp 1,237 Triliun, Bupati : Terima Kasih Kepada Masyarakat

oleh -29 Dilihat
oleh
Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan para OPD serta para camat dan kepala desa di daerah pemilihan 5 saat melaksanakan tarling di Masjid Besar Majalaya Kabupaten Bandung, Jumat (31/3/2023)./foto diskominfo kab bandung/

MAJALAYA,balebandung.com – Pelaksanaan salat sunat tarawih di bulan suci Ramadan 1444 H ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara para pejabat Pemkab Bandung dengan masyarakat sekitar. Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat dan kepala desa di daerah pemilihan 5 melaksanakan tarawih keliling (tarling) di Masjid Besar Majalaya Kabupaten Bandung, Jumat (31/3/2023).

Hadirnya Bupati Bandung Dadang Supriatna itu dalam upaya menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Paseh dan Kecamatan Ibun. Sebelum melaksanakan salat sunat tarawih, Bupati Bandung pun minta maaf kepada masyarakat jika masih ada janji politik yang belum terealisasi setelah dirinya memasuki 23 bulan menjabat orang nomor satu di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung pun turut menginformasikan keberhasilan Pemkab Bandung dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung mencapai Rp 1,237 triliun pada 2022. Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bisa meningkatkan PAD dalam upaya mewujudkan BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera).

Bupati Bandung pun menyampaikan program yang sudah terealisasi, di antaranya insentif guru ngaji untuk 17.000 ustadz/ustadzah se-Kabupaten Bandung dengan anggaran Rp 109 miliar. Sementara guru ngaji di Kabupaten Bandung mencapai 23.000 ustadz/ustadzah. Para guru ngaji selain mendapatkan uang insentif juga BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Jika ada yang meninggal dunia dapat jaminan kematian Rp 42 juta. Mudah-mudahan panjang usianya,” katanya.

Dadang Supriatna mengatakan program guru ngaji ini, juga bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh marbot.

“Program guru ngaji ini, insya Allah akan terus digulirkan selama saya menjadi Bupati Bandung,” katanya.

Pemkab Bandung pun mentargetkan 35.000 pengusaha baru melalui program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan pada tahun ini.
“Diharapkan program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Baca Juga  Temui Masyarakat Rancaekek Kencana, Bupati Bandung Terima Aspirasi

Dadang Supriatna pun menyampaikan program kartu tani Sibedas untuk memfasilitasi para petani di Kabupaten Bandung. “Pemkab Bandung menggulirkan hibah Rp 25 miliar untuk 50.000 petani pada tahun 2023 ini,” katanya.

Disamping itu, imbuh Dadang Supriatna, Pemkab Bandung pada tahun ini membebaskan pembayaran PBB bagi para petani pemilik lahan pertanian abadi. Bupati pun telah mengunci 17.000 hektare lahan pertanian abadi untuk tidak digunakan mendirikan pabrik dan perumahan.
“Ini dalam upaya mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Bandung,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.