
BANDUNG – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo menegaskan tidak ada satupun anggota TNI dari Kodam III/Slw yang melakukan pemukulan saat membubarkan kegiatan Komunitas Perpustakaan Jalanan di Taman Cikapayang, Sabtu(20/8) lalu.
“Setelah saya cek, tidak ada pemukulan, hanya pembubaran,” tandas Hadi kepada wartawan di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh Bandung, Kamis(25/8/16). ?Pangdam menjelaskan jika pasukan Kodam melakukan kegiatan razia karena ada laporan masyarakat tentang adanya kegiatan oleh anak muda yang berjumlah 200 motor pada malam Minggu tersebut.
“Kita lakukan razia terhadap 200 motor sekitar pukul 23.00 WIB yang diduga geng motor. Kami bergerak ke sana berdasarkan laporan masyarakat. Lalu setelah kita datangi di sekitar Cikapayang itu, ada lapak-lapak buku di belakang tembok jalan layang itu, kami bubarkan. Karena ada botol-botol miras yang ditemukan dekat lapak-lapak tersebut sehingga kita bubarkan juga lapak Perpustakaan Jalanan tersebut,” jelas Hadi.
Terkait adanya isu pemukulan yang dinyatakan pihak Perpustakaan Jalanan, Pangdam mempersilahkan untuk mengklarifkasi ke dirinya secara langsung.
“Saya sesalkan adanya pernyataan sepihak di viral media yang hampir dua hari ini menghiasi sosial media, tentang TNI yang represif dan lain-lain. Saya menjunjung tinggi demokrasi. Jika memang ada yang dipukul, silahkan datang dan laporkan ke saya langsung,” kata dia.
Pihaknya sangat mendukung langkah Komunitas Perpustakaan Jalanan.? Bahkan menurut Hadi di tiap Koramil pihaknya sudah melaksanakan kegiatan perpustakaan di desa-desa. “Jika teman-teman Komunitas Perpustakaan Jalanan mau bekerjasama dan ingin membangun persaudaraan, akan kita bantu semampu Kodam untuk teman-teman Perpustakaan Jalanan,” ajaknya. ?
Diberitakan sebelumnya, anggota TNI dari Kodam III/Siliwangi diduga melakukan kekerasan terhadap tiga orang pemuda di Taman Cikapayang Dago, Bandung, Sabtu (20/8) malam lalu. Ketiga korban pemukulan adalah anggota komunitas Kolektif Perpustakaan Jalanan, yang malam itu sedang melakukan kegiatan rutin Lapak Baca Buku Gratis di Taman Cikapayang Bandung.
Kegiatan melapak buku berjalan seperti biasanya sampai pukul 23.00 WIB. Namun tetiba datang dua truk TNI , 1 mobil polisi militer, mobil preman, dan sepeda motor. Kurang lebih membawa 50 personil. Mereka membawa senjata api dan pentungan rotan.