Pemkot dan Pemkab Bandung Teken MoU Kerjasama Lintas Daerah

oleh -23 Dilihat
oleh
Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD saat penandatanganan MoU di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD saat penandatanganan MoU di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6). by Humas Pemkab Bandung

DAYEUHKOLOT – Guna mempercepat pembangunan khususnya dalam penataan lintas daerah, Pemkab Bandung dan Pemkot Bandung melakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau MoU (Memorandum Of Understanding). Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6/16) lalu.

Kerjasama pembangunan lintas daerah di antara kedua pemerintah tersebut perlu dilakukan, mengingat banyaknya persoalan yang saling bersinggungan khususnya dalam mewujudkan penyediaan pelayanan publik. Mulai dari persoalan sampah, banjir, kesehatan, pendidikan, infrastruktur transportasi serta pariwisata.

“Lebih jauhnya lagi, kerjasama ini untuk memantapkan hubungan dan keterikatan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, di samping menyerasikan pembangunan daerah, dan mensinergikan potensi antar daerah juga meningkatkan pertukaran pengetahuan, teknologi dan kapasitas fiskal masing-masing,” kata Dadang Mochamad Naser, dirilis Humas Pemkab Bandung, Kamis (30/6/16).

Dalam naskah tersebut, disebutkan ruang lingkup kerjasama meliputi pengembangan infrastruktur perkotaan yang mencakup kebinamargaan, cipta karya, sumber daya air, penanggulangan sampah dan banjir, pertamanan, pemakaman, pertanian, ketahanan pangan, perumahan, sanitasi, perhubungan, pengembangan ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan pariwisata dan promosi investasi dan perdagangan.

“Dengan ditandatanganinya kerjasama ini, antara kedua pemerintahan sekarang memiliki landasan yang sangat kuat untuk mensinergikan berbagai kepentingan, dengan demikian tidak ada istilah ego daerah atau ego sektoral. Sekarang mari kita melakukan sabilulungan membangun daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dadang.

Secara historis, Kabupaten Bandung yang berdiri 20 April 1641 dalam perkembangan pemerintahannya, melahirkan Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Kota Bandung lahir pada masa penjajahan Belanda. Sementara Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat pada masa reformasi.

Baca Juga  Optimalkan Fungsi Hutan, ITB-Perhutani Tandatangani MoU

Walikota Bandung Ridwan Kamil menambahkan kerjasama ini akan lebih memudahkan dalam percepatan koordinasi antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. “Alhamdulillah, bersama Bupati Kabupaten Bandung Kang Dadang Naser, menandatangani kerjasama antar wilayah antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Semoga selanjutnya bisa saling mendukung dan mencari solusi untuk masalah-masalah lintas wilayah,” ucap Ridwan.

Pada kesempatan itu Emil pun mengajak kepada Pemkab Bandung untuk bersama memanfaatkan fasilitas lahan yang berada di seputar Lapangan Husen Sastranegara untuk jualan bersama khususnya produk UMKM. Ia berharap, dengan adanya kerjasama tersebut promosi produk yang dihasilkan kedua daerah itu semakin menguat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.