Pesan Bupati Bandung ke Para Atlet: Hubbul Wathon Minal Iman

oleh -43 Dilihat
oleh
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama pengurus KONI dan Dispora Kab Bandung, menyambut atlet peraih medali di PON Papua, di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Kamis (21/10/21). by bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menginstruksikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung untuk memberikan sanksi atau punishment terhadap pengurus cabang (pengcab) dari beberapa cabang olahraga (cabor) yang terindikasi melakukan jual beli atlet.

Bupati Bandung berpesan para atlet Kabupaten Bandung tetap membela daerahnya dalam event olahraga seperti PON Papua.

“Hubbul wathon minal iman. Mencintai tanah air sebagian dari iman. Begitu juga bagi atlet Kabupaten Bandung yang tetap membela nama Kabupaten Bandung, merupakan bagian dari iman,” kata bupati saat menyambut atlet peraih medali PON Papua, di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Kamis (21/10/21).

Untuk itu, bagi cabor yang terindikasi menjualbelikan atletnya tanpa menempuh mekanisme yang berlaku, akan diberikan sanksi.

Kang DS, sapaan Dadang Supriatna berharap para atlet Kabupaten Bandung tetap konsisten untuk tetap menjadi atlet dari Kabupaten Bandung, terlebih saat ini tengah bersiap untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar.

“Hal-hal seperti jual beli atlet ini jelas sangat merugikan bagi kami. Keterlaluan kalau menurut saya. Karena itu kami juga akan berupaya untuk menarik kembali atlet-atlet asal Kabupaten Bandung yang membela daerah lain,” ujar Kang DS.

Ketua KONI Kabupaten Bandung, Hendra M Gani mengatakan, sanksi yang diberikan bagi cabor yang wanprestasi, antara lain dengan pembekuan penyaluran anggaran pembinaannya dan pengcab diusulkan untuk diganti.

“Untuk itu sesuai instruksi Pak Bupati, kami akan memanggil cabor-cabor yang diindikasikan melepas atlet-atletnya untuk membela daerah lain, untuk dimintai klarifikasi dan dievaluasi kembali,” jelas Herda.***

Baca Juga  Nih, Penjelasan Cabup Bandung Dadang Supriatna Soal Kartu Tani Bedas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.