Polisi Masih Selidiki Target Teroris di Jabar

oleh -32 Dilihat
oleh
Suasana penyergapan tempat tinggal terduga teroris di Jalan Haji Gofur, Kp Cijerah, Ds Tanimulia, Kec Ngamprah, Kab Bandung Barat (KBB), Minggu (25/12). by ist
Suasana penyergapan tempat tinggal terduga teroris di Jalan Haji Gofur, Kp Cijerah, Ds Tanimulia, Kec Ngamprah, Kab Bandung Barat (KBB), Minggu (25/12). by ist

BANDUNG – Polda Jawa Barat masih menunggu hasil penyelidikan Densus 88 Mabes Polri, terkait pola pergerakan teroris yang ditangkap di rumah keramba apung di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta dan di rumah kontrakan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/12) kemarin.

Hal ini karena para teroris yang ditangkap kemarin, memilih basecamp yang berbeda dari pola sebelumnya seperti di rumah kontrakan biasa.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengaku Polda Jabar masih menunggu hasil penyelidikan oleh Densus 88 Mabes Polri mengenai target dari teror mereka kemana. Apakah akan menyasar Waduk Jatiluhur atau Jembatan Cisomang di Tol Cipularang.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan Densus 88, targetnya siapa dan kemana,” jelas Yusri kepada wartawan di Mapolda Jabar, Senin (26/12/16). Namun Yusri menyatakan, pola gerakan teror oleh para teroris biasanya menyasar tempat pusat pemerintahan, kantor polisi dan pos polisi.

“Yang tertangkap kemarin ini berbeda polanya. Bahkan bahan peledak pun tidak ditemukan di lokasi tersebut (Purwakarta), sehingga terus didalami,” terangnya.

Meski belum dipastikan targetnya kemana, Polda Jabar tetap siaga dalam mengamankan pergantian malam Tahun Baru Sabtu nanti. “Kita siaga dengan melibatkan 2/3 kekuatan. Apabila kekuatan yang ada masih kurang maka disiapkan pasukan yang standby di Polda sekira 1/3 kekuatan lagi,” jelasnya.

Terkait lokasi penangkapan teroris kemarin yang lokasinya tak jauh dari Waduk Jatiluhur dan Jembatan Cisomang. Kabid Humas menyatakan bahwa bisa saja kalau alibi mengarah ke sana.

“Belum bisa dipastikan targetnya Waduk Jatiluhur atau Jembatan Tol Cisomang jika sesuai alibi. Harus berdasarkan hasil penyelidikan,” jelasnya. Untuk dua lokasi tersebut, saat ini menurut Kombes Yusri dijaga oleh petugas.

Baca Juga  Densus Geledah Rumah Terduga Teroris di Cileunyi

“Kalau jembatan setelah ada intruksi dari Kementerian PUPR langsung kita dirikan pos penjagaan di bawah jembatan dan di atas dengan jumlah personel 10 orang. Untuk Waduk Jatiluhur pasca penangkapan teroris kemarin diperketat penjagaannya,” pungkas Mantan Dir Pam Obvit Polda Kepri ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.