
SOLOKANJERUK – Kapolres Bandung AKBP M Nazly Harahap, SIK melalui Kapolsek Solokanjeruk AKP Widdy Sindunoto, ST, SIK, menghimbau masyarakat tidak terpengaruh dengan isu penculikan anak, yang tidak jelas kebenarannya.
“Cek dan ricek kebenarannya setiap menerima informasi, jangan sampai terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” kata Kapolsek, Minggu (2/4/17).
Informasi yang diterima, imbuh Widdy, harusnya disaring dulu, dicek kebenarannya, jangan sampai termakan isu atau hoax. “Jangan sampai orang yang tidak berdosa, malah kena sasarannya,” pesan Kapolsek.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria diamuk massa gara-gara dituduh mau menculik seorang anak di Kampung Tanjung, RT 03/RW 07, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Padahal pria bernama Yayan (25) itu mengalami gangguan jiwa. Dan ternyata, yang menuding Yayan pun, hanya jadi korban hoax penculikan anak bermotif pencurian organ tubuh.
Tim penyidik Unit Tipiter Polres Bandung memutuskan untuk memulangkan Yayan, setelah pihak keluarga membuat surat pernyataan dan meng-copy identitas diri dan dokumen-dokumen penting atas nama Yayan. bb-8