Polres Cimahi Hadirkan Badut Berkostum Aparat Saat Razia Masker

oleh -28 Dilihat
oleh
Polres Cimahi menurunkam badut berkostum aparat polisi saat operasi yustisi penegakan disiplin yang tidak mengenakan masker, di depan Mapolres Cimahi, Rabu, (16/9). Foto: Saifal/ TIMES
Polres Cimahi menurunkam badut berkostum aparat polisi saat operasi yustisi penegakan disiplin bagi yang tidak mengenakan masker, di depan Mapolres Cimahi, Rabu, (16/9) petang. Foto: Saifal/ TIMES

CIMAHI, Balebandung.com – Ada cara unik yang dilakukan jajaran Polres Cimahi demi mendisipilinkan warganya agar menjalankan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

Untuk lebih humanis saat menggelar operasi yustisi dengan sasaran warga yang masih bandel tak memakai masker, Polres Cimahi menurunkan badut berkostum aparat polisi.

Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan bila kehadiran badut berkostum polisi yang diturunkan ini agar warga tak merasa takut saat operasi yustisi.

“(Ini) upaya dari pihak kepolisan dalam sosialisasi protokol kesehatan (di Cimahi). Agar masyarakat tidak takut saat di lakukan razia masker,” ujar Yoris, Kamis (17/9/20).

Menurut Yoris, dalam operasi (razia) yang dilaksanakan jajaranya ini para pelanggar yang tidak memakai masker baru dikenakan sanksi teguran serta pendataan identitas.

“Penegakan disiplin kepada pengendara atau masyarakat yang tidak menggunakan masker kita masih melakukan sanksi peneguran dan pendataan KTP,” ucapnya.

Kendati begitu, Yoris menegaskan apabila ada yang melawan petugas saat operasi yustisi hingga membahayakan petugas maka akan dikenakan sanksi pidana.

“Apabila ada masyarakat yang melawan petugas dalam pelaksanaan kegiatan (operasi yustisi razia masker) ini akan dikenakan sanksi pidana,” jelas Yoris.

Pantauan dilapangan, masyarakat maupun pengendara yang tidak menggunakan masker setelah diberi teguran langsung diberi masker oleh petugas kepolisian.

Untuk diketahui saat ini Kota Cimahi tercatat sebagai salah satu daerah di wilayah Jawa Barat yang masuk dalam zona merah dalam penyebaran Covid-19 (virus corona). *** Saifal

Baca Juga  Keberadaan JPO Banyak Diabaikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.