Ribuan Orang dan Prajurit TNI Serbu Lagi Sungai Citarum

oleh -28 Dilihat
oleh
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra memimpin Karya Bakti Citarum Bestari di DAS Citarum, Kec Dayeuhkolot, Kab Bandung, Jumat (8/9/17). by iwa/bbcom
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra memimpin Karya Bakti Citarum Bestari di DAS Citarum, Kec Dayeuhkolot, Kab Bandung, Jumat (8/9/17). by iwa/bbcom

DAYEUHKOLOT – Ribuan orang yang terdiri dari personel TNI, aktivis, pelajar, seniman, LSM dan masyarakat umum kompak membersihkan sampah Sungai Citarum di daerah aliran sungai (DAS) Citarum yang berada di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (8/9/17).

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra mengatakan ada sekitar 3.000 orang yang terlibat dalam program Karya Bakti Citarum Bestari 2017. Mereka mengenakan kaos berwarna putih sambil membawa peralatan kebersihan.

Sebuah mesin pengeruk dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi yang membuat Sungai Citarum kian dangkal.
Beberapa unit perahu karet dan kendaraan pengangkut sampah pun disiagakan. Usai apel yang dipimpin Pangdam, peserta menuju sungai yang berada di belakang markas Yon Zipur 3/YW.

“Kami prihatin dengan kondisi Citarum yang sudah kotor, oleh karena itu TNI bergerak bersama pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten, serta masyarakat untuk membersihkan Citarum,” kata Herindra dalam amanatnya di Lapangan Yon Zipur 3/YW, Jumat (8/9/17).

Pangdam berharap ada hasil akhir yang baik dalam pelaksanaan Karya Bakti Citarum Bestari 2017. Selain mengangkut sampah dan mengeruk sedimentasi, dalam kegiatan itu masyarakat di bantaran sungai pun terus diberikan edukasi agar tak membuang sampah ke sungai.

“Kita lakukan ini selama enam bulan, saya bilang daripada kita hanya upacara-upacara saja, lebih kita langsung turun dan kita harus berorientasi pada hasil akhir,” ujarnya.

Ke depannya, TNI bersama pemerintah daerah serta masyarakat akan membuat upaya pemulihan Citarum dari hulu ke hilir. “Saya perintahkan Danyon di seputaran Citarum untuk membantu pemulihan Citarum,” tandasnya.

Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan mengatakan pihaknya mendukung upaya perbaikan lingkungan. Ia lebih menekankan kepada penegakan hukum dalam program jangka panjang pemulihan DAS Citarum.

Baca Juga  10.990 KPM Jadi Sasaran Operasi Pasar Murah Ramadan Pemkab Bandung

“Air dari Citarum tidak bisa digunakan, lihat kalau musim kemarau, air jadi berwarna hitam, tidak bisa dilihat warna aslinya dari mana,” kata Gun Gun usai meninjau.

Kendati demikian, Gun Gun tak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pelaku industri, sebab limbah domestik dari rumah tangga, pertanian atau peternakan juga ikut berkontribusi. “Saya harapkan masyarakat tidak apriori terhadap kebijakan daerah tentang menjaga lingkungan,” kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bandung Asep Kusumah menambahkan pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait pipa keluaran limbah di setiap pabrik. “Pipa tersebut harus diketahui oleh warga, limbah yang keluar dari sana harus diolah terlebih dulu,” kata Asep.

Pihaknya pun tengah melakukan uji lab mengenai kandungan limbah yang berada di Citarum. “Bila masyarakat menemukan penyelewengan masalah limbah, saya himbau untuk temukan peristiwanya, laporkan dan kami akan investigasi. Bila ditemukan pelanggaran, akan kami bawa ke ranah hukum,” tandas Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.