Salah Sebut Jabatan Calon, Ketua KPU KBB Disoraki

oleh -27 Dilihat
oleh
Ketua KPU KBB Iing Nurdin dan para komisioner memimpin rapat pleno penetapan pasangan calon Bupati dan Wabup Bandung Barat 2018 di Kantor KPU KBB, Jalan Raya Tagog Apu Padalarang, Senin (12/2/18). bb6

PADALARANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Iing Nurdin mendapatkan perlakuan tidak mengenakan saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat di Kantor KPU KBB, Jalan Raya Tagog Apu Padalarang, Senin (12/2/18).

Gara-garanya dia salah menyebutkan jabatan salah seorang bakal calon yang sangat fatal. Kejadian terjadi saat bakal calon wakil bupati Maman S Sunjaya yang datang terlambat masuk ke aula tempat acara.

Iing kemudian menyapa yang bersangkutan dengan ucapan ‘Selamat datang kepada wakil bupati’. Sontak saja hal tersebut membuat massa pendukung dari pasangan calon lain protes.

“Wah, sebutan wakil bupati itu kesalahan fatal karena semua kandidat di sini masih bakal calon. Apalagi ini terucap pada rapat resmi,” kata salah seorang pendukung dari kandidat yang menjadi lawan pasangan Elin-Maman S Sunjaya.

Massa yang tidak terima dengan kesalahan Ketua KPU Iing Nurdin lalu menyoraki dan memprotes hal tersebut. Mendapatkan sorakan itu Iing pun langsung merespons dengan meminta hadirin untuk tenang. “Ini hanya kesalahan pengucapan, jadi harap maklum dan jangan dipolitisir,” tukas Iing membela diri.

Sebelum kejadian itu Iing lebih dulu sempat memperingatkan massa pendukung dari pasangan Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan untuk menahan yel-yel dukungan. Sebab seusai balon Bupati Aa Umbara memberikan tanggapan terhadap keputusan penetapan oleh KPU, massa pendukung dengan jargon Akur ini langsung meneriakan pekikan dukungannya. “Mohon ditahan dulu teriakannya karena saat ini belum waktunya,” kata Iing.

KPU KBB menetapkan tiga paslon bupati dan calon bupati yang bertarung di Pilkada KBB. Mereka adalah paslon Aa Umbara-Hengky Kurniawan yang diusung Partai NasDem, Partai Demokrat, PAN dan PKS. Lalu Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati didukung Partai Golkar, Gerindra dan Partai Hanura, serta paslon Elin Suharliah-Maman Sulaeman Sunjaya yang diusung PDIP, PKB, dan PPP. []

Baca Juga  Bupati Pastikan Daerahnya Siap Gelar Pilgub

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.