CIMAHI, Balebandung.com – Guna memaksimalkan sistem pengolahan air limbah terpusat yang berskala lingkungan, Pemkot Cimahi akan membangun tiga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik atau septic tank komunal yang baru pada tahun 2017.
“Di Cimahi saat ini sudah terbangun 7 unit IPAL yang masing-masing melayani 200-600 sambungan rumah di Kelurahan Cibabat dan Citereup. Berikutnya, tahun depan kami merencanakan juga untuk membangun tiga IPAL baru,” ungkap Wali Kota Cimahi Atty Suharti, Rabu (2/3/16).
Namun saat implementasi di lapangan program ini kerap menemui berbagai kendala. Sebabnya ada masyarakat yang masih belum berkenan untuk menyambungkan ke IPAL terpusat. Hal itu terlihat dari capaian sambungan rumah yang sangat rendah, di setiap IPAL terbangun. “Sambungan limbah domestik rumah ke IPAL terpusat saat ini di Cimahi baru 30% dari target 5.000 sambungan,” sebutnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Cimahi, Benny Bachtiar menambahkan masih banyak masyarakat yang belum menerima dan merasakan manfaat sambungan tersebut. Menurut Benny, pembentukan tim sosialisasi air limbah untuk memberikan pemahaman pentingnya sambungan sanitasi rumah ke IPAL terpusat. Terlebih dari target 5.000 sambungan, baru 30%-nya yang sambungan limbah rumahnya ke IPAL terpusat.
“Kami ingin masyarakat pun mendukung program ini. Sebab nantinya IPAL ini akan ditambah dan diharapkan di 2019 kita bisa mencapai target 100 persen sambungan limbah ke IPAL terpusat,” harapnya.*** (fik)