
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerima penghargaan dari Menkominfo Rudiantara saat perhelatan JMW 2016 di Mall Cassablanca, Jakarta, Rabu (11/5). Bandung jadi juara pertama Indonesian Digital Economy Award 2016 kategori Kota. by Meiwan Humas Kota Bandung.
JAKARTA – Kota Bandung tengah membangun digitalisasi kota dalam beberapa tahap. Digitalisasi tersebut meliputi beberapa bidang penting seperti keterbukaan informasi mulai dari pemerintahan di tingkat kota hingga kewilayahan, infrastruktur dan pelayanan publik. Hal itu merupakan wujud implementasi konsep Smart City di Kota Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan dalam membangun Smart City, teknologi bukan lagi menjadi sekedar gaya melainkan lebih kepada suatu kebutuhan.
“Dalam membangun Smart City ini, teknologi ini bukan lagi untuk gaya-gayaan, akan tetapi sudah menjadi suatu kebutuhan,” kata walikota dalam perhelatan Jakarta Marketing Week (JMW) 2016 di Mall Cassablanca, Jakarta, Rabu (11/5/16).
Untuk mewujudkan konsep Smart City, terang Ridwan, setidaknya diperlukan ragam aplikasi sebanyak permasalahan yang ada di suatu kota. “Saat ini, Bandung baru memiliki 300-an lebih aplikasi untuk menjawab permasalahan kota, dibandingkan dengan Singapura yang sudah memiliki 1000-an aplikasi, tentu kita masih jauh,” sebutnya.
Menurut Emil, akan lebih efisien dan efektif jika anggaran belanja tiap kota untuk aplikasi Smart City ini dikoordinasikan secara terpusat oleh pemerintah pusat. “Misalnya saja, aplikasi yang bagus di Bogor bisa saja diterapkan di Bandung, begitu sebaliknya, aplikasi yang bagus di Bandung bisa diterapkan di Bogor, intinya saling berbagi.” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut hadir beberapa kepala daerah diantaranya Wali Kota Bogor, Wali Kota Tangerang, dan Semarang. Kota Bandung meraih juara pertama Indonesian Digital Economy Award 2016 kategori Kota diikuti Kota Bogor sebagai juara dua, dan Tanggerang juara tiga.
Penghargaan diberikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ridwan mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi bagi Kota Bandung dalam upaya mewujudkan Bandung Smart City.
Perhelatan yang digelar MarkPlus Inc selama 7 hari penuh dari 11-17 Mei 2016 selama 70 jam nonstop ini mengusung tiga unsur utama yakni knowledge, entertainment dan networking dengan tema utama technology, style dan human to human (H2H).