Tentara Bersenjata Diduga Lakukan Kekerasan ke Komunitas Perpustakaan

oleh -29 Dilihat
oleh

bb-tni-perpusBANDUNG – Anggota TNI dari Kodam III/Siliwangi diduga melakukan kekerasan terhadap tiga orang pemuda di Taman Cikapayang Dago, Bandung, Sabtu (20/8/16) malam lalu. Ketiga korban pemukulan adalah anggota komunitas Kolektif Perpustakaan Jalanan, yang malam itu sedang melakukan kegiatan rutin Lapak Baca Buku Gratis di Taman Cikapayan.

Kegiatan melapak buku berjalan seperti biasanya sampai pukul 23.00 WIB. Namun tetiba datang dua truk TNI , 1 mobil polisi militer, mobil preman, dan sepeda motor. Kurang lebih membawa 50 personil. Mereka membawa senjata api dan pentungan rotan. Turun dari kendaraan, mereka membubarkan kerumunan orang di sekitar Taman Cikapayang sambil berteriak dan membentak-bentak dengan kasar, “bubar.. ,bubar..!!”

”Dalam pembubaran itu, salah seorang aparat TNI tanpa sebab yang jelas, memukuli tiga orang kawan dari Perpustakaan Jalanan. Bagi kami pemukulan tersebut adalah tindakan brutal tanpa alasan yang harus dikutuk,” kata Indra (28), salah satu penggiat Komunitas Perpustakaan Jalanan saat ditemui di LBH Kota Bandung, Senin (22/8/16).

Menurut Indra, pembubaran terhadap kegiatan masyarakat biasa, bukan hanya kali ini saja terjadi. Pada beberapa minggu terakhir TNI berkali-kali melakukan pembubaran serupa. “Maka dengan ini kami menolak dan mengutuk perlakuan intimidatif dan represif yang dilakukan oleh TNI. Tindakan demikian akan mengancam kehidupan sipil. Perlu pula digarisbawahi bahwa TNI sama sekali tidak berwenang melakukan penertiban kegiatan masyarakat sipil,” tandasnya.

Atas insiden pemukulan terhadap anggotanya itu, Kolektif Perpustakaan Jalanan Bandung menyatakan:
(1) Mengutuk perlakuan yang dilakukan oleh TNI di Bandung dalam penertiban yang memakai cara cara intimidatif dan kekerasan.
(2) Menolak TNI kembali masuk dalam kehidupan sipil.
(3) Stop sweeping serta penertiban oleh TNI. Demikian tertulis di akun facebook Perpustakaan Jalanan.

Baca Juga  Kodam III/Siliwangi Bantah Ada Pemukulan ke Komunitas Perpus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.