
BALI – Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan gaya hidup yang makin modern, tiap tahun volume sampah di Indonesia terus meningkat dengan cepat hingga mencapai jutaan ton. Beberapa upaya dan kegiatan terus dilakukan guna menangani peningkatan jumlah sampah tersebut.
Pemerintah Indonesia terus berupaya mengajak semua pihak untuk mendukung berbagai inisiatif yang berhubungan dengan penanganan sampah, salah satunya melalui Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Bali yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Gerakan yang bertujuan menjaga kelestarian pantai dan laut tersebut juga didukung oleh The Coca-Cola System di Indonesia yaitu Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) dan Coca-Cola Indonesia (CCI).
Dukungan ini merupakan bagian dari aspirasi “World Without Waste” (“Dunia Tanpa Sampah”) – sebuah komitmen yang fokus pada siklus hidup kemasan yang dipakai – mulai dari perancangan hingga penggunaan daur ulangnya.
“Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu pilar keberlanjutan perusahaan kami. Oleh karena itu, sejak Coca-Cola Amatil memasuki pasar Indonesia pada tahun 1992, berbagai kegiatan terkait lingkungan telah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Ibu Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia, dalam rilisnya, Senin (29/10/18).
Lucia menambahkan, Bali Beach Clean Up merupakan salah satu program lingkungan yang diinisiasi pihaknya, dan telah berjalan sejak tahun 2007 di sepanjang lima pantai di Bali, yaitu Kuta, Seminyak, Jimbaran, Legian dan Kedonganan, secara konsisten dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, imbuh Luci, pengumpulan sampah dan pembersihan 9,7 km pantai dilaksanakan setiap hari sepanjang tahun, bekerja sama dengan masyarakat pantai tersebut. Program Bali Beach Clean Up ini juga berhasil menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat, dan membantu menyelamatkan jutaan tukik sebagai bagian dari konservasi penyu.
“Selain program Bali Beach Clean Up, kami juga berkomitmen untuk mengurangi sampah di fasilitas manufaktur kami dan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar. Dukungan Coca-Cola Amatil Indonesia diwujudkan dalam bentuk kegiatan bersih-bersih, pelatihan dan lain-lain,” kata Lucia.
Menurutnya, Coca-Cola Amatil Indonesia dan Coca-Cola Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. “Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menjadi bagian dari Gerakan Bersih Pantai dan Laut, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” ujar Luci.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, turut menghadiri rangkaian kegiatan Gerakan Bersih Pantai dan Laut meliputi pelepasan bayi penyu ke laut, kegiatan bersih-bersih pantai bersama Menteri KP, serta pernyataan janji bersama untuk menjaga kelestarian pantai dan laut.
Para peserta diminta untuk memisahkan sampah-sampah yang dapat didaur ulang dengan yang tidak dapat didaur ulang untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya proses daur ulang.
Kegiatan ini turut dihadiri pula Director of Supplier Sustainability The Coca-Cola Company Ben R. Jordan dan Miss Earth Indonesia 2017, Michelle Victoria Alriani. ***