Tia Fitriani Siap Perjuangkan Kader PKK Dapat Intensif

oleh -37 Dilihat
oleh
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Tia Fitriani menggelar Reses I Tahun Sidang Tahun 2020-2021, di Kampung Pasawahan, Desa Sayati Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (12/11/20). by ist
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Tia Fitriani menggelar Reses I Tahun Sidang Tahun 2020-2021, di Kp Pasawahan, Desa Sayati Kec Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (12/11/20). by ist

MARGAHAYU, Balebandung.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Tia Fitriani mengadakan Reses I Tahun Sidang Tahun 2020-2021, di Kampung Pasawahan, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (12/11/2020).

Tujuan diadakan reses anggota Dewan Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung) ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus mensosialisasikan berbagai program pembangunan di Jawa Barat, juga peran serta dan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat.

Tia Fitriani menuturkan berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan slogan “Jabar Juara Lahir Bathin”, yang pada intinya setiap program guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam reses saya selalu ingatkan, harus saling amanah. Maka aspirasi atau bantuan program yang turun ke masyarakat, harus direalisasikan dengan benar. Nanti kita perjuangkan juga ke depanya agar kader PKK harus dapat insentif. Karena kader PKK adalah pejuang sejati yang turun langsung bersentuhan ke masyarakat”, ungkap Tia.

Ketuaa Fraksi Nasdem Persatuan Indonesia DPRD Jabar ini menilai kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) memiliki peran penting dalam mencegah penularan Covid-19. Ada sebanyak 835.476 kader PKK se-Jabar. Mulai dari provinsi, kota, kabupaten, kecamatan, desa, sampai kelurahan.

Tia mendorong kader PKK untuk berinovasi, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.”Kader PKK bisa menggerakkan dan mengedukasi masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan,” tandasnya.

Menurutnya di masa pandemi Covid-19 ini masih dan begitu nyata adanya virus corona. Maka reses pun dilaksanakan memang dengan jumlah peserta yang terbatas, guna menghindari jangan sampai reses ini menjadi klaster baru.

“Maka kita harus selalu patuh pada protokol kesehatan Covid-19. Memang ada hikmah dari pandemi Covid-19 ini, kita selalu menerapkan 3 M yaitu menjaga kesehatan dan kebersihan, selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, juga memakai masker dan menjaga jarak,” pesan Tia.

Baca Juga  Tia Fitriani : Banjir Masih Jadi Keluhan Utama Warga Kab Bandung

Meski di tengah pandemi Covid -19, namun masyarakat masih antusias mengikuti acara rese yang turut dihadiri Sekretaris Desa Sayati Yana Sumarna, tokoh pemuda, kader PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Ketua RT, RW, Karang Taruna, Komunitas Dulur saTIA, serta kader dan simpatisan Partai Nasdem.***

BERITA TERKAITTia Fitriani Apresiasi Keberadaan Kelompok Ternak Ayam Cikahuripan Boiler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.