Kab. Bandung. Balebandung.com – Untuk memudahkan pelayanan kesehatan dan adminstrasi kependudukan, Bupati Bandung, HM Dadang Supriatna (Kang DS), usai buka bersama di Rumah Dinas, Selasa (11/5/2021), merencanakan akan membangun fasilitas Anjungan Mandiri Disdukcapil dan Rumah Sakit di pelosok.
Tujuan pembangunan itu, dia menambahkan, untuk memudahkan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok. Sehingga masyarakat tidak lagi merasa kesulitan saat membutuhkan pelayanan.
“Dan untuk Rumah Sakit Soreang kalau tidak ada halangan, Insya Alloh awal bulan Juni ini sudah mulai beroperasional,” katanya di Rumdin.
Upaya lain dalam memaksimalisasikan pelayanan, dia merencanakan akan melakukan pelantikan kepada sejumlah Kepala Desa yang bulan kemarin telah habis masa jabatannya menjadi Penjabat Kades.
Di kesempatan itu juga Kang DS menjelaskan, untuk kategori pandemi covid 19 di wilayah Kabupaten Bandung, dari 270 Desa dan 8 Kelurahan, 184 Desa ternyata masuk zona kategori hijau, 100 lebih desa zona kuning, sisanya zona oranye.
Namun demikian dia meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap pandemi. Karena bisa saja zona itu berubah kalau masyarakatnya mengabaikan protokol kesehatan.
Selanjutnya sebagai bentuk pencegahan, lanjut Kang DS, Dome Balerame tidak bisa digunakan untuk menyelenggarakan Solat Sunat Idul Fitri. Dan Masyarakat diharapkan saat melaksanakannya lebih baik di daerah masing-masing.
“Saya sendiri akan melaksanakan solat Sunat Idul Fitri di Ciparay bersama keluarga. Semua ini untuk menghindari ancaman pandemi,” ujar dia.
Sekali lagi dia menitip pesan kepada semua masyarakat, agar melaksanakan Solat Sunat di wilayahnya masing-masing. Sebab Dome Balerame tahun ini tidak bisa dipergunakan untuk shalat sunat.
Dia juga meminta maaf kepada masyarakat yang sudah mengirimkan pesan WA karena tidak bisa segera dibuka. Sebab jumlah pesan yang masuk mencapai Ribuan. Baru pada pukul 01.00 WIB – 02.00 WIB dini hari dia bisa menyempatkan diri untuk membuka pesan dan kekurangannya. Itu pun tidak semua bisa dilakukan.
Sebelum mengahiri perbicaraannya, Kang DS meminta semua media bisa menginformasikan setiap kejadian dengan akurat untuk konsumsi masyarakat. “Kalau memang membutuhkan pertolongan atau kedekatan, saya bisa segera menindaklinya secara signifikan,” pungkas dia. (Fattah).