
UJUNGBERUNG – Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menyatakan Unit Pengelola Zakat (UPZ) dit ingkat kewilayahan harus meningkatkan kualitas pelayanan dan meraih kembali kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat mengenai pengelolaan zakat di tingkat kelurahan ini masih minim, untuk itu perlu kembali meraih kepercayaan masyarakat melalui pelayanan dan pengabdian yang lebih ikhlas kepada umat,” kata Oded saat Pendistribusian Sabillilah UPZ di Ponpes Syamsul Ulum Jalan Teritorial, Kec. Ujungberung, Minggu (18/6/17).
Mang Oded menambahkan, ditunaikannya zakat, infaq shodaqoh seorang dapat muslim bisa jadi syarat pembangunan islami. “Di balik keberkahan zakat infaq shodaqoh yang kita tunaikan, sesungguhnya terdapat urgensi pembangunan islami,” tandasnya.
Ketua UPZ Kecamatan Ujungberung, Zamzam menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan pengelolaan zakat khususnya di Ujungberung. “Pengelolaan dan pemerataan zakat ini akan terus kita upayakan semaksimal mungkin hingga simpati masyarakat untuk zakat ke UPZ kelurahan dapat kembali ditunaikan,” tandasnya.
Kedepannya pengelolaan zakat ini kata Zamsam akan menganut sistem modern dengan berbasis penggunaan web zakat kelurahan yang dapat diakses oleh warga.
Seperti diketahui, Untuk meningkatkan kesadaran dan memotivasi masyarakat di Kota Bandung untuk membayar zakat, Pemerintah Kota Bandung bersama Forum Organisasi Zakat meluncurkan Gerakan Ayo Bayar Zakat. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengetahui jumlah zakat yang wajib dibayar karena dilengkapi dengan kalkulator zakat.
Pengguna dapat langsung melakukan transaksi zakat dengan cara transfer antar bank. Selain itu, pengguna juga bisa memantau penyaluran zakat yang telah dibayarkan. Fitur lainnya adalah warga Kota Bandung bisa mendapatkan layanan mobil ambulan gratis yang bisa diakses melalui aplikasi tersebut.