
BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 15 dan SMKN 5 Kota Bandung, Senin (3/4/17).
Dari pengamatannya, Deddy menilai di sekolah tersebut tak ada persoalan yang dikhawatirkan seperti masalah jaringan internet, pasokan listrik maupun peralatan komputer.
“Semuanya oke, siswanya juga terlihat ceria dan semangat. Saya kira kesiapan di sini sudah 100%,” tutur Deddy.
Wagub pun menjamin, tidak akan ada soal ujian yang bocor hingga UNBK berakhir pada tanggal 6 April nanti. “Tidak akan ada soal bocor. Siswanya pun semua sehat, nggak ada yang nggak masuk,” tukasnya.
Namun berbeda kondisinya dengan pelaksanaan ujian di sejumlah daerah pelosok Jawa Barat. Dimana masih ada 10% dari total 1.941 SMK di Jabar yang masih melaksanakan ujian dengan metode UNKP atau Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil.
Persoalan utamanya, ungkap wagub, tidak tersedianya jaringan internet atau blank spot. Ia pun telah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Jabar untuk mendata di daerah mana saja yang masih kesulitan jaringan, kemudian meningkatkan kerjasama dengan pihak provider.
“Ini yang menyebabkan kita jadi 90 persena. Tapi ini sudah terbilang cukup baik dibanding daerah lain. Saya sudah perintahkan Disdik Jabar untuk terus intens dengan pihak provider jaringan,” bebernya.
Dedy pun optimis, tahun depan seluruh daerah di Jabar mampu melaksanakan UNBK demi terwujudnya Jabar sebagai Cyber Province. “Target kita tahun depan Jabar seluruhnya 100 persen melaksanakan UNBK,” tandasnya.