Warga Majalaya Keluhkan Razia Ranmor Polisi

oleh -26 Dilihat
oleh
Pasukan Kodim 0609 Kab Bandung membantu membersihkan lumpur pasca banjir di SDN 3 dan 7 Jalan Tengah Majalaya, Senin (26/2). by ist
Pasukan Kodim 0609 Kab Bandung membantu membersihkan lumpur pasca banjir di SDN 3 dan 7 Jalan Tengah Majalaya, Senin (26/2). by ist

MAJALAYA – Warga Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung mengeluhkan razia kendaraan bermotor yang dilakukan jajaran Polres Bandung. Soalnya razia digelar di tengah warga masih sibuk pasca tertimpa bencana banjir.

Di saat warga masih lelah membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir, ditambah dengan kehilangan harta bendanya, polisi malah menggelar razia kendaraan.

Salah seorang tokoh masyarakat Majalaya, Asgun mengatakan, razia kendaraan itu terjadi di kala masyarakat sedang sibuk-sibuknya membersihkan sisa-sisa banjir.

“Kita ini mana sudah cape habis kebanjiran, di rumah sampah numpuk, buat beli beras aja susah karena semua terendam banjir, malah harus pinjam ke tetangga, ini ditambah lagi harus nebus tilang, itu yang dialami warga kami,” ungkap Asgun, tokoh masyarkat Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Jumat (2/3/18).

Bahkan Asgun menyebut lokasi tilang di Majalaya Kamis (1/3/18) kemarin terjadi di pertigaan Sambilalu, pertigaan Bank BNI Majalaya di Jl Laswi dan pertigaan Jalan Ciwalengke.

“Tanpa mengurangi rasa hormat atas tugas dan fungsi Polantas, tapi tolonglah pake nurani kalau bertugas. Kami ini korban banjir, polisi ini malah jauh dari keinginan membantu. Bangun atuh kebijakan dan kearifan lokal teh, jangan sekadar menjalankan aturan tapi tidak pakai hati nurani,” keluh Asgun.

Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Bandung AKP Doni E Wicaksono mengatakan, polisi tetap melakukan pengaturan dan pengalihan arus pengguna jalan juga harus sesuai aturan. “Lengkapi kelengkapan diri dan kendaraan dengan baik, berikut surat-suratnya,” tukas Doni.

Kasatlantas menambahkan,penindakan pelanggaran (Dakgar) juga merupakan program prioritas untuk mengajak masyarakat tertib berlalulintas, baik dengan tindakan simpatik maupun tindakan tegas dengan tilang. Doni bilang sudah banyak korban akibat kecelakaan lalu lintas karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam berkendaraan.

Baca Juga  2 Masjid Direlokasi, Tol Soroja Tuntas Akhir Maret

“Ada sasar decade of action (aksi keselamatan). Justru polisi peduli terhadap keselamatan warga pengguna jalan. Nanti kalau mereka kecelakaan gimana? Selagi mematuhi aturan lalu lintas, pasti aman dan nyaman dalam berkendara,” kilah Doni.

Ditanya soal razia itu dilakukan di tengah warga Majalaya sedang dilanda musibah banjir, Doni menjawab,”Kalau pengaturan setiap ada bencana apalagi banjir, insha Allah petugas pasti memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.