Warga Rancaekek Pecahkan Rekor Makan Opak Terbanyak

oleh -27 Dilihat
oleh
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, mengawali makan opak bersama saat pemecahan rekor Original Rekor Indonesia (ORI) makan opak serentak terbanyak, di Dome Sabilulungan Kel Rancaekek Kencana, Kec Rancaekek, Sabtu (7/7/18). by iwa/bbcom

RANCAEKEK – Ratusan warga Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung memecahkan Original Rekor Indonesia (ORI) makan opak serentak terbanyak, di sela kegiatan peresmian Gedung Serba Guna (Dome) Sabilulungan di Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Sabtu (7/7/18).

Masyarakat yang hadir di Dome tersebut makan bareng opak yang menjadi makanan tradisional asal Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek. Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, mengawali makan opak bersama itu dengan doa makan.

“Hari ini tercatat secara nasional dan sejarah baru makan opak terbanyak. Ini rekor baru. Berapapun jumlah pesertanya akan menjadi sejarah dan tercatat pada ORI,” kata Ketua ORI, Agung Elfiyanto. Menurutnya peserta makan opak terbanyak itu telah memenuhi kriteria memecahkan ORI. “Saya berharap opak menjadi ikon makanan kuliner di Jawa Barat,” harap Agung.

Pada kesempatan yang sama, ORI menganugerahkan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser sebagai Duta Original Indonesia sebagai Bapak Pemerhati Seni dan Budaya di Indonesia, khususnya seni badawang yang dilestarikan masyarakat Rancaekek. Agung berharap seni dan budaya badawang bisa menjadi legenda dunia.

Menerima penganugerahan sebagai Duta Original Indonesia itu, Dadang langsung mengucapkan terima kasih kepada ORI. Hal itu sebagai wujud ORI memerhatikan pertumbuhan dalam bidang seni dan budaya di Kabupaten Bandung.

“Ini menjadi motivasi untuk Kabupaten Bandung untuk tampil di tataran nasional dan internasional. Dan bagi saya sendiri meskioun saya bukan budayawan praktisi, saya hanya sebagai penikmat seni budaya, tapi selaku bupati selalu berupaya memfasilitasi apa yang diperlukan untuk pengembangan seni budaya di Kabupaten Bandung yang memang visinya berlandaskan religius, kultural dan barwawasan lingungan,” ucap Dadang. ***

Baca Juga  Cemari Citarum, Pemkab Bandung Segel Pabrik di Majalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.